Loker : HRGA Staff đź“Ť Placement: Lamongan   Perempuan, dengan pengalaman minimal 1 tahun di bidang HRGA Pendidikan minimal D3/S1 Memahami dan mampu menerapkan kebijakan serta prosedur HRGA Memiliki pengetahuan yang baik tentang peraturan ketenagakerjaan

đź“© Send your updated CV to:
murih.hermawan@japfa.com

PT Vision Ease Asia Gelar Pemeriksaan dan Donasi Kacamata Gratis untuk Siswa SD di Tambun Utara

Halo Pabrikers, PT Vision Ease Asia kembali menunjukkan komitmennya terhadap kesehatan mata anak-anak Indonesia melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) yang dilaksanakan di SDN Sriamur 01 dan SDN Sriamur 05, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, pada Kamis (9/10).

Okt 09 2025, 16:05

Bekasi,-

Halo Pabrikers, PT Vision Ease Asia kembali menunjukkan komitmennya terhadap kesehatan mata anak-anak Indonesia melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) yang dilaksanakan di SDN Sriamur 01 dan SDN Sriamur 05, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, pada Kamis (9/10). Dalam kegiatan ini, ratusan siswa mengikuti pemeriksaan mata secara gratis, dan siswa yang terindikasi mengalami gangguan penglihatan akan menerima bantuan kacamata secara cuma-cuma.

Dalam kesempatan tersebut juga dihadiri oleh beberapa instansi terkait seperti Bappeda Kabupaten Bekasi, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Ketenagakerjaan, Perwakilan Camat Tambun Utara, Gapopin dan Iropin.

Presiden Direktur PT Vision Ease Asia, Aily Chandra, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang telah berlangsung untuk kelima kalinya. Pada pelaksanaannya, PT Vision Ease Asia menggandeng GAPOPIN (Gabungan Pengusaha Optik Indonesia) dan IROPIN (Ikatan Profesi Optometris Indonesia) dalam pemeriksaan mata dan pemberian kacamata.

Aily mengungkapkan bahwa sekolah-sekolah yang dipilih dalam kegiatan ini telah melalui proses seleksi awal atau screening. SDN Sriamur 01 dan 05 dipilih karena lokasinya berdekatan dan memiliki jumlah siswa yang cukup banyak, hampir mencapai 700 anak. Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Camat setempat, Dinas Tenaga Kerja, dan perwakilan dari Bappeda Kabupaten Bekasi.

“Kegiatan ini sangat didukung oleh para pejabat yang ada di kota ini. Bapak Camatnya datang, ada juga wakil dari Bappeda dan Dinas Tenaga Kerja. Kami berharap ke depan kolaborasi seperti ini bisa terus dilakukan,” ujar Aily.

Aily menyoroti tingginya prevalensi gangguan penglihatan pada anak-anak usia sekolah dasar, khususnya rabun jauh (miopia) dan silinder. Ia menyebutkan bahwa dari kegiatan serupa sebelumnya, sekitar 12-15 persen anak yang diperiksa membutuhkan bantuan kacamata. Salah satu penyebab utama peningkatan kasus gangguan mata ini, menurutnya, adalah kebiasaan penggunaan handphone yang berlebihan, baik untuk kebutuhan belajar maupun hiburan.

Lebih lanjut, Aily menjelaskan bahwa PT Vision Ease Asia kini juga mengembangkan lensa khusus yang dapat membantu menghambat pertumbuhan minus pada mata anak-anak. Ia menekankan pentingnya edukasi mengenai kesehatan mata sejak dini, tidak hanya kepada siswa tetapi juga kepada orang tua dan guru.

“Kalau dibiarkan terus-menerus, terutama yang memang sudah ada bakatnya, itu pertumbuhannya bisa cepat. Bahkan yang paling buruk bisa menyebabkan kebutaan,” jelas Aily.

Dari sisi pemerintah daerah, Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam Bappeda Kabupaten Bekasi, Vina S. Nalurita, menyampaikan apresiasinya kepada PT Vision Ease Asia. Ia mengatakan bahwa kegiatan ini mencerminkan kepedulian nyata perusahaan terhadap masyarakat. Fina mengungkapkan bahwa saat ini baru sekitar 150 dari 7.000 perusahaan di Kabupaten Bekasi yang aktif menjalankan program CSR, dan pemerintah daerah terus mendorong peningkatan partisipasi tersebut.

“Kami dari Bappeda memfasilitasi kebutuhan masyarakat dengan rencana kerja CSR perusahaan. Jadi harapannya, tahun ke depan, kegiatan-kegiatan ini bisa selaras dengan kebutuhan riil masyarakat,” ujar Vina.

Vina juga menyebut bahwa Pemerintah Kabupaten Bekasi setiap tahun memberikan penghargaan kepada perusahaan-perusahaan yang berkontribusi melalui CSR, sebagai bentuk apresiasi terhadap komitmen mereka kepada masyarakat.

Dukungan juga datang dari GAPOPIN, yang diwakili oleh Dadang Romansyah. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini telah berlangsung empat kali bersama PT Vision-Ease Asia dan IROPIN. Menurutnya, kegiatan semacam ini sangat penting dalam menjaga kesehatan mata anak sejak dini dan harus terus dilanjutkan. Ia juga mengajak para pelaku usaha lainnya untuk turut berkontribusi melalui dana CSR masing-masing demi kepentingan masyarakat luas.

“Kalau misalnya ada perusahaan-perusahaan yang memiliki dana CSR, ayo kita berbagi kepada masyarakat yang memang membutuhkan, terutama kacamata dan memperhatikan kesehatan mata,” kata Dadang.

Pihak sekolah pun menyampaikan rasa terima kasihnya atas kegiatan ini. Kepala SDN Sriamur 01 menyebutkan bahwa bantuan kacamata bukan sekadar alat bantu penglihatan, tetapi juga bentuk nyata dukungan terhadap masa depan anak-anak.

“Dengan kacamata yang layak, anak-anak kami bisa membaca lebih jelas, menulis lebih rapi, dan belajar dengan lebih percaya diri. Ini adalah investasi jangka panjang bagi pendidikan mereka,” ujarnya dalam sambutan.

Senada dengan itu, perwakilan Kepala Sekolah SDN Sriamur 05 menyebut kegiatan ini sebagai wadah berbagi pengetahuan dan pengalaman. Ia menyampaikan bahwa melalui kegiatan ini, guru-guru juga mendapat wawasan baru tentang cara mendeteksi gangguan penglihatan pada siswa secara dini.

PT Vision Ease Asia menargetkan untuk dapat memeriksa setidaknya 1.000 anak setiap tahunnya. Meskipun tidak berdampak langsung terhadap keuntungan bisnis, Aily menegaskan bahwa perusahaan tetap berkomitmen melanjutkan kegiatan ini karena manfaatnya yang besar bagi masyarakat.

“Yang kami lakukan ini murni untuk memberikan kontribusi sosial. Kami sadar bahwa banyak anak yang tidak tahu bahwa mereka mengalami gangguan penglihatan, atau tahu tapi tidak mampu membeli kacamata,” tutup Aily. (js)

Berita Terkait

No Posts Found