Loker : HRGA Staff 📍 Placement: Lamongan   Perempuan, dengan pengalaman minimal 1 tahun di bidang HRGA Pendidikan minimal D3/S1 Memahami dan mampu menerapkan kebijakan serta prosedur HRGA Memiliki pengetahuan yang baik tentang peraturan ketenagakerjaan

📩 Send your updated CV to:
murih.hermawan@japfa.com

APINDO Bekasi Buka Peluang Kerja di Jepang Lewat Kerja Sama dengan Nexus Excellence Training

Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kabupaten Bekasi menggelar pertemuan penjajakan kerja sama dengan perusahaan asal Jepang, Kabushiki Gaisha Nexus Excellence Training, pada Senin, 6 April 2026.

Apr 06 2026, 14:51

BEKASI — Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kabupaten Bekasi menggelar pertemuan penjajakan kerja sama dengan perusahaan asal Jepang, Kabushiki Gaisha Nexus Excellence Training, pada Senin, 6 April 2026. Pertemuan yang berlangsung di Kantor DPK APINDO Kabupaten Bekasi, Kota Deltamas, itu membahas potensi kolaborasi dalam rangka pengiriman sumber daya manusia (SDM) Indonesia ke Jepang.


Ketua DPK APINDO Kabupaten Bekasi, M. Yusuf Wibisono, didampingi sejumlah pengurus inti APINDO, menyatakan bahwa pertemuan ini merupakan langkah awal yang positif dalam upaya mendukung program pengentasan pengangguran di Kabupaten Bekasi.

"Kegiatan ini adalah pertemuan pertama dalam hal penjajakan kerja sama kolaborasi. Dari APINDO melihatnya ini satu hal yang positif, dan merupakan langkah-langkah yang dilakukan oleh rekan-rekan yang mengurus DPK APINDO Bekasi dalam hal mendukung program pengentasan pengangguran di Kabupaten Bekasi," ujar Yusuf.


Dalam pertemuan tersebut, turut digelar sesi diskusi secara virtual melalui Zoom bersama pihak Nexus Excellence Training yang hadir langsung dari Jepang. Salah satu agenda yang dibahas adalah metode pelatihan bahasa Jepang bagi calon tenaga kerja yang akan dikirimkan.

"Salah satu yang dibahas adalah mengenai metode pelatihan bahasa. Itu penting, karena setiap SDM yang akan kita kirim nanti harus bisa berbahasa Jepang," tambah Yusuf.



Ia menjelaskan, terdapat beberapa tahapan yang akan ditempuh APINDO pasca-penjajakan ini, mulai dari finalisasi kerja sama, penyusunan kurikulum pelatihan, hingga realisasi pengiriman SDM ke Jepang. Mengenai tantangan yang dihadapi, Yusuf menegaskan bahwa kualitas SDM menjadi prioritas utama, mengingat pemerintah Jepang saat ini tengah berfokus pada pengadaan tenaga kerja yang berasal dari Indonesia.


Sementara itu, perwakilan Nexus Excellence Training, Koichi Mochizuki, yang hadir dalam pertemuan tersebut menyampaikan bahwa tujuan kedatangannya adalah untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di Jepang yang semakin menipis, sekaligus mengajak masyarakat Indonesia untuk berkarier secara profesional di Negeri Sakura.


Mochizuki mengungkapkan alasan pihaknya memilih Indonesia dibandingkan negara lain seperti Vietnam. Menurutnya, SDM Indonesia memiliki keunggulan tersendiri, yakni pengalaman kerja di perusahaan-perusahaan Jepang yang beroperasi di Indonesia.

"SDM yang dipekerjakan di Jepang dari Vietnam selama ini adalah mereka yang tidak memiliki pengalaman kerja di industri manufaktur perusahaan Jepang. Namun untuk kandidat dari Indonesia, kami menargetkan mereka yang memang sudah punya pengalaman bekerja di perusahaan Jepang di Indonesia. Itulah yang menjadi perbedaan yang cukup signifikan," ungkap Mochizuki melalui penerjemah.


Lebih lanjut, ia menyampaikan harapannya agar kerja sama dengan APINDO dapat membuka peluang lebih luas bagi tenaga kerja Indonesia. Mengingat APINDO memiliki jaringan yang luas dengan berbagai perusahaan Jepang di Indonesia, Mochizuki berharap banyak pekerja Indonesia yang telah memiliki keahlian dan pengalaman di perusahaan Jepang dapat diajak untuk berkarier secara profesional di Jepang.


Menutup pernyataannya, Ketua DPK APINDO Kabupaten Bekasi M. Yusuf Wibisono menyampaikan harapan agar seluruh program yang dirintis dari pertemuan ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang optimal. Ia merangkum semangat APINDO dalam tiga kata: kreatif, produktif, dan inovatif.

Berita Terkait

No Posts Found