Batin dan Lahiriyah Terlatih Selama Ramadhan
Event Tausyiah dan Buka Bersama (Bukber) Hotel Antero pada Sabtu (17/04/2021), jadi ajang silaturahmi antar pegawai dan momen untuk mengingat kembali dari mana kita berasal dan kepada siapa kita kembali. Acara ini penuh dengan santapan lezat, penuh tawa dan khikmat.
Cikarang
Hallo Pabrikers….
Event Tausyiah dan Buka Bersama (Bukber) Hotel Antero pada Sabtu (17/04/2021), jadi ajang silaturahmi antar pegawai dan momen untuk mengingat kembali dari mana kita berasal dan kepada siapa kita kembali. Acara ini penuh dengan santapan lezat, penuh tawa dan khikmat.
Disela acara tausyiah ini banyak nilai yang dapat digali seperti ibadah bukan hanya sekedar ibadah fisik melainkan juga ibadah batin yang bernilai pahala yang besar.
“Ramadhan ini bagaikan Long workshop” ujar Ustadz Abdul Latif, M.A.
Ia menyambung tausyiahnya, kalau bukan bulan Ramadhan kita makan pagi-pagi ngeteh dan lain-lain. Di Ramadhan ini kita tidak bisa makan minum, saya akan bacakan hadits dari Abu Hurairah RA, Nabi Muhammad bersabda mengenai hadist tentang keutamaan bulan Ramadhan yakni, "Allah berfirman, 'setiap amal anak Adam adalah untuknya kecuali puasa. Puasa tersebut adalah untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya.
“Kalau sodakoh dan baca Qur’an 700 kali lipat puasa ini Allah Ta’ ala yang langsung membalasnya”, ujarnya saat mengisi tausyiah di Ballroom Hotel Antero.
Lalu Ia memaparkan, soal hadits qudsi. Sesungguhnya hambaku meninggalkan syahwatnya, makanannya, dan minumannya karena mencari keridhoanKu, dan puasa adalah untukKu dan Aku yang akan memberi ganjarannya (HR Ahmad di Musnadnya dengan sanad yang shahih)
“Kembali ke topik utama mengapa kita dilarang bernikmat-nikmat secara lahiriyah? Padahal di dalam Surah Lukman ayat 20 :
اَلَمْ تَرَوْا اَنَّ اللّٰهَ سَخَّرَ لَكُمْ مَّا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِ وَاَسْبَغَ عَلَيْكُمْ نِعَمَهٗ
Artinya.
Tidakkah kamu memperhatikan bahwa Allah telah menundukkan apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi untuk (kepentingan)mu dan menyempurnakan nikmat” pungkasnya.
Sebelum menutup tausyiahnya ia menjelaskan dari ayat diatas, bahwasanya di Ramadhan ini kita tidak bisa menikmati kenikmatan lahiriyah tapi jangan salah ada kenikmatan batiniyah. Maka beribadah di Ramadhan jangan hanya ibadah lahir tapi juga batin sebab Rasulullah bersabda bahwasanya Allah tidak melihat jasadmu tapi qalbumu.(dmr)