Loker : HRGA Staff 📍 Placement: Lamongan   Perempuan, dengan pengalaman minimal 1 tahun di bidang HRGA Pendidikan minimal D3/S1 Memahami dan mampu menerapkan kebijakan serta prosedur HRGA Memiliki pengetahuan yang baik tentang peraturan ketenagakerjaan

📩 Send your updated CV to:
murih.hermawan@japfa.com

Belasan Ribu Buruh Bekasi Pagi Ini Gelar Aksi di Istana, Ini Tuntutannya!

Hallo Pabrikers, sebanyak 15 ribu buruh dari wilayah Bekasi bersiap-siap untuk melakukan aksi May Day atau peringatan Hari Buruh Internasional pada tanggal 1 Mei 2024. Mereka berencana untuk mengadakan demonstrasi di depan Istana Jakarta dan gedung Mahkamah Konstitusi. (foto:ilustrasi)

Mei 01 2024, 05:55

Bekasi,-

Hallo Pabrikers, sebanyak 15 ribu buruh dari wilayah Bekasi bersiap-siap untuk melakukan aksi May Day atau peringatan Hari Buruh Internasional pada tanggal 1 Mei 2024. Mereka berencana untuk mengadakan demonstrasi di depan Istana Jakarta dan gedung Mahkamah Konstitusi (MK).

Koordinator Buruh Bekasi Melawan, Sadino, mengungkapkan bahwa belasan ribu buruh ini akan berangkat dari Bekasi mulai pukul 07.00 WIB. "Kami total ada 15.000 orang. Sejak pagi berangkat dari masing-masing perusahaannya," kata Sadino.

Menurut Sadino, dalam aksi May Day nanti, pihaknya memiliki dua tuntutan utama, yaitu menolak omnibus law dan mendesak untuk menghapus outsourcing dan upah murah.

Sementara itu, Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPI) Bekasi, Fajar, menyatakan bahwa pihaknya akan mengerahkan sekitar 1.000 buruh dalam aksi May Day. Mereka akan bergerak menuju Istana Jakarta dan Mahkamah Konstitusi.

Fajar menambahkan bahwa dalam aksi tersebut, tuntutan utama mereka adalah mencabut UU Cipta Kerja. "Kami akan aksi unjuk rasa dengan tuntutan cabut UU Cipta Kerja nomor 6 tahun 2023," ujarnya.

Sementara itu, Polda Metro Jaya akan menggelar pengamanan dengan mengerahkan 3.454 personel gabungan untuk mengamankan aksi May Day dan perayaan hari buruh. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Ade Ary Syam Indradi, menjelaskan bahwa pasukan tersebut terdiri dari Polda Metro Jaya, Polres jajaran, Kodam Jaya, dan Pemprov DKI.

Para buruh rencananya akan menggelar aksi di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, dan melanjutkan perayaan di Stadion Madya, Jakarta Selatan. Ade Ary menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terkait pengamanan, dan ia mengimbau agar penyampaian pendapat dilakukan secara aman, damai, dan tertib serta saling menghormati satu sama lain.

Terkait pengalihan arus lalu lintas, Ade Ary menjelaskan bahwa hal tersebut akan dilakukan secara situasional oleh petugas di lapangan. (*)



source:tempo

Berita Terkait

No Posts Found