Berikut Lembaga Penyedia Beasiswa S2 Untuk Kamu Yang Ingin Melanjutkan Kuliah
Jika Pabrikers ingin lanjut kuliah ke jenjang magister, namun terkendala dengan biaya. Ada baiknya Pabrikers bisa mencoba mendaftar ke lembaga pemberi beasiswa S2 untuk membantu mewujudkan keinginan Pabrikers dalam melanjutkan studi.
 Cikarang,-
Halo Pabrikers, Jika Pabrikers ingin lanjut kuliah ke jenjang magister, namun terkendala dengan biaya. Ada baiknya Pabrikers bisa mencoba mendaftar ke lembaga pemberi beasiswa S2 untuk membantu mewujudkan keinginan Pabrikers dalam melanjutkan studi. Berikut beberapa rekomendasi lembaga pemberi beasiswa S2 untuk yang bisa Pabrikers coba, diantaranya :
1. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti)
Dikti di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengadakan beasiswa unggulan istimewa, yakni Pendidikan Magister Menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU). Program ini merupakan salah satu terobosan untuk meningkatkan jumlah lulusan doktor sehingga memenuhi kualifikasi pendidikan dosen minimal S2. Sebelum mendaftar beasiswa ini, Pabrikers harus mempelajari profil dosen calon promotor yang tersedia dan menyesuaikan tawaran penelitian dari promotor dengan bidang minat yang Pabrikers kuasai. Informasi lengkap bisa kunjungi https://beasiswadosen.kemdikbud.go.id/pmdsu/
2. Chevening
Inggris memiliki berbagai perguruan tinggi ternama, diantaranya ada University of Cambridge dan University of Oxford. Untuk mendapatkan beasiswa di negara ini, Pabrikers dapat mencoba melalui program Chevening.
Chevening adalah beasiswa dari pemerintah Inggris yang didanai oleh Foreign and Commonwealth Office (FCO) dan organisasi mitra. Untuk mendapatkan beasiswa ini, kamu harus bersaing dengan seluruh orang yang berada di dunia. Jadi, sebaiknya persiapkan segala persyaratannya dari sekarang.
Informasi selengkapnya bisa Pabrikers kunjungi di https://www.chevening.org/
3. American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF)
Lembaga pemberi beasiswa S2 yang satu ini cocok jika Pabrikers ingin melanjutkan kuliah S2 di Amerika Serikat. Lembaga nirlaba yang berdiri sejak 1992 ini merupakan hasil kerja sama antara pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat.
Beasiswa unggulan dari lembaga ini adalah beasiswa Fulbright Master’s Degree Program. Selain itu, Fulbright Doctoral Degree Scholarship dan Fulbright Senior Research Scholarship juga tersedia untuk jenjang yang lebih tinggi (S3) dan riset post-doctoral.
Informasi lengkap kunjungi https://www.aminef.or.id/
4. Kedutaan Besar Jepang di Indonesia
Beasiswa MEXT yang diberikan oleh pemerintah Jepang bisa menjadi salah satu alternatif untukmu yang ingin menjadi research student di Negeri Sakura.
Pada saat menjalani masa research student, kamu dibolehkan melamar ke program S2 jika lulus seleksi tes ujian di perguruan tinggi yang bersangkutan. Kamu juga dapat langsung masuk ke program S2 tanpa mengikuti research student apabila telah mendapatkan izin dari universitas yang bersangkutan.
Beasiswa ini diberikan tanpa ikatan dinas serta mencakup 100% biaya kuliah, biaya tunjangan hidup (kurang lebih 143.000 Yen per bulan), dan tiket pesawat pulang-pergi Indonesia-Jepang.
Informasi selengkapnya https://www.id.emb-japan.go.jp/sch_rsu.html
5. Pemerintah Belanda
Pemerintah Belanda melalui Nuffic Neso menawarkan beasiswa StuNed yang meliputi uang kuliah sebesar maksimal €20.000 per tahun, biaya hidup bulanan, biaya perjalanan internasional dan lokal, serta biaya pendukung studi lainnya.
Beasiswa ini diberikan kepada pelamar yang program studi dan area pekerjaaannya berkaitan dengan bidang-bidang prioritas kerjasama bilateral Indonesia-Belanda. Bidang-bidang itu seperti perdagangan internasional, keuangan, dan ekonomi, transportasi, agrologistik, dan infrastruktur, keamanan dan penegakan hukum, serta agro-pangan dan hortikultura.
Selain itu, beasiswa ini diutamakan untuk kamu yang berjiwa kepemimpinan tinggi dan memiliki prestasi akademis/non akademis/kepemimpinan di tingkat nasional maupun internasional.
6. Uni Eropa
Program Erasmus Mundus adalah bantuan dana pendidikan bagi sarjana yang memenuhi syarat untuk mengikuti program magister Erasmus Mundus tertentu di Eropa dalam jangka waktu 1-2 tahun.
Beasiswa ini memberikan biaya sebesar 24.000 Euro per mahasiswa untuk program pendidikan 1 tahun yang meliputi biaya perjalanan biaya kuliah, tunjangan bulanan, akomodasi, dan sebagainya. Untuk jangka waktu dua tahun, maka biaya yang akan didapatkan sebesar 48.000 Euro.
Informasi selengkapnya https://www.eacea.ec.europa.eu/index_en
7. Pemerintah Australia
Lembaga pemberi beasiswa S2 selanjutnya datang dari pemerintah Australia. Beasiswa terkemuka untuk menempuh studi di negara ini adalah Australian Awards.
Beasiswa ini memiliki 3 jenis, yaitu beasiswa yang hanya meliputi uang kuliah, beasiswa yang hanya meliputi biaya hidup dan tempat tinggal, dan beasiswa yang menanggung biaya keseluruhan.
Selain itu, ada juga Endeavour Postgraduate Scholarships yang ditawarkan untukmu yang ingin berkuliah di Australia baik di jenjang master atau PhD.
Masing-masing diberikan hingga maksimal 2 tahun dan 4 tahun.
Untuk kamu yang ingin berkuliah S2 di Australia, segera siapkan persyaratannya dari sekarang karena pendaftaran biasanya dibuka di bulan Februari dan ditutup bulan April setahun sebelum mulai tahun ajaran akademiknya. Dalam proses seleksi, syarat yang dituntut umumnya adalah nilai akademik yang tinggi, minimal IPK 2.9 di tingkat sarjana.
8. Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP)
Lembaga pemberi beasiswa S2 yang satu ini sudah tidak asing bagi kita. Lembaga ini berada di bawah naungan Kementerian Keuangan RI.
Sejauh ini sudah ada 24.936 penerima beasiswa per Januari 2020. Dalam artian lain, setiap orang mempunyai kesempatan yang besar untuk mendapatkan beasiswa ini.
LPDP memiliki program unggulan Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) yang banyak dicari anak muda yang ingin mengejar gelar S2 di dalam maupun luar negeri.
Beasiswa ini mencakup biaya pendidikan seperti pendaftaran, SPP, dan non-SPP (buku, seminar, dan lain-lain).
9. Pemerintah Prancis
Kementerian Luar Negeri Prancis memberikan kesempatan untuk kamu yang berminat melanjutkan pendidikan di sana melalui Eiffel Excellence Scholarship Programme.
Beasiswa tersebut sudah ermasuk dalam beasiswa tersebut tunjangan hidup bulanan, biaya perjalanan, asuransi kesehatan, dan tunjangan akomodasi.
Informasi selengkapnya https://www.campusfrance.org/en/eiffel-scholarship-program-of-excellence.
10. DAAD
Lembaga pemberi beasiswa S2 selanjutnya datang dari salah satu negara Jerman. Lembaga yang mengurusi kerja sama di bidang akademik antara Jerman dan berbagai negara di seluruh dunia ini menawarkan segudang program beasiswa dari jenjang S1, S2, hingga S3.
Di jenjang S2, sebagai contoh ada University Summer Courses yang menawarkan kuliah singkat selama 1 bulan untuk kamu yang fasih berbahasa Jerman.
Untuk kamu yang memiliki background di bidang arsitektur, musik, seni, dan desain, ada juga beasiswa khusus di jenjang S2 yang menawarkan biaya pendidikan, asuransi, dan biaya perjalanan dengan durasi 1 hingga 2 tahun.
Informasi Selengkapnya https://www.daad.id/en/.(*)
Image Source : DetikÂ