Loker : HRGA Staff đź“Ť Placement: Lamongan   Perempuan, dengan pengalaman minimal 1 tahun di bidang HRGA Pendidikan minimal D3/S1 Memahami dan mampu menerapkan kebijakan serta prosedur HRGA Memiliki pengetahuan yang baik tentang peraturan ketenagakerjaan

đź“© Send your updated CV to:
murih.hermawan@japfa.com

Cara Aman Nge-Gym di Masa Pandemi Covid-19

Hallo Pabrikers, berolahraga dengan aman selama pandemi COVID-19 merupakaan dambaan setiap orang. Bagaimana cara aman nya? dikutip dari healthgrades.com, berikut tips sehat nge gym selama pandemi Covid-19.

Jul 04 2021, 10:35

Bekasi,-

Hallo Pabrikers, berolahraga dengan aman selama pandemi COVID-19 merupakaan dambaan setiap orang. Bagaimana cara aman nya? dikutip dari healthgrades.com, berikut tips sehat nge gym selama pandemi Covid-19.

1. Hubungi Tempat Gym Terlebih Dulu

Sebelum berangkat, telepon dan tanyakan tentang kebijakan keselamatan saat ini. Beberapa gym membatasi jumlah orang yang dapat menggunakan fasilitas mereka pada waktu tertentu, dan beberapa mengharuskan pelanggan untuk mendaftar slot waktu terlebih dahulu. Tanyakan tentang protocol Kesehatan dan cari tahu terlebih dahulu apakah anggota harus menjalani pemeriksaan kesehatan apa pun sebelum berolahraga.

2. Jaga jarak

CDC (Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS) merekomendasikan untuk menjaga jarak setidaknya 6 kaki antara Anda dan orang lain. Para ahli mengatakan yang terbaik adalah tetap berjauhan, terutama saat berolahraga. Pernapasan yang berat dapat mengeluarkan tetesan pernapasan dan partikel virus yang signifikan, jadi beri diri Anda dan orang lain banyak ruang.

3. Semprot Disinfektan Peralatan Sebelum dan Sesudah Digunakan

Menyeka peralatan setelah digunakan adalah praktik umum, tetapi di era COVID-19, adalah ide yang baik untuk mendisinfeksi peralatan secara pribadi sebelum Anda menggunakannya, bahkan jika gym Anda melakukan pekerjaan yang baik untuk menjaga tempat tetap bersih. Idealnya, Anda harus menyemprot peralatan dengan disinfektan dan diamkan selama sekitar satu menit sebelum menyekanya. Jangan lupa untuk mendisinfeksi kenop, tombol, dan panel kontrol juga.

4. Bawa Handuk Bersih

Di masa lalu, banyak gym menyediakan handuk untuk digunakan anggota selama dan setelah berolahraga. Namun, beberapa gym sekarang telah mengurangi akses ke barang-barang bersama, jadi sebaiknya bawa handuk bersih dari rumah. Anda akan menginginkan setidaknya dua—satu untuk menyeka keringat dari wajah dan tubuh Anda dan satu lagi untuk menutupi permukaan apa pun yang mungkin Anda duduki atau berbaringi. Pertimbangkan untuk menggunakan dua warna berbeda, sehingga Anda tidak secara tidak sengaja menyeka wajah Anda dengan handuk yang baru saja Anda sampirkan di atas jok sepeda olahraga.

5. Minimalkan Waktu Anda di Gym

Kemungkinan tertular COVID-19 di dalam ruangan hampir 19% lebih besar daripada kemungkinan tertular di luar ruangan, sebagian besar karena partikel virus dapat berlama-lama di udara dalam ruangan. Semakin sedikit waktu yang Anda habiskan di lingkungan dalam ruangan, semakin rendah peluang Anda tertular COVID-19 dari kunjungan Anda ke tempat itu. Anda masih dapat melakukan latihan selama satu jam, jika Anda suka, tetapi tetap fokus. Jangan terganggu oleh obrolan ringan dan jangan berlama-lama di lobi atau ruang ganti sebelum atau sesudah berolahraga.

6. Ventilasi Udara

Ventilasi yang baik sangat penting. Jika memungkinkan, jendela dan pintu harus terbuka; aliran udara alami dapat mencairkan viral load di udara.

Sistem ventilasi dalam ruangan harus secara konstan menyegarkan udara dalam ruangan dengan udara yang disaring dari luar, dengan tetap menjaga kelembapan pada 40 hingga 60%. Kipas angin berdiri bebas mungkin berguna untuk menggerakkan udara, tetapi harus ditempatkan dengan hati-hati sehingga udara tidak diarahkan dari satu pelindung ke pelindung lainnya.

7. Pikirkan Baik-Baik Tentang Latihan Kelompok

Semakin banyak orang dalam suatu kelompok, semakin besar kemungkinan salah satu dari orang-orang tersebut terkena COVID-19, terutama jika ada komunitas yang signifikan menyebar di daerah Anda. Latihan individu paling aman, tetapi jika Anda memilih untuk bergabung dengan kelas kelompok, cari kelas kecil dan pertimbangkan juga lokasi dan intensitas latihan. Kelas kelompok di luar, dengan jarak sosial yang cukup antara peserta, mungkin lebih aman daripada berolahraga di dalam gym. Penelitian dari Korea Selatan juga menunjukkan bahwa penyebaran virus corona lebih kecil kemungkinannya selama kelas intensitas rendah (seperti yoga) daripada kelas intensitas tinggi (seperti Zumba).

8. Kenakan masker saat tidak berolahraga

Kebanyakan orang tidak ingin memakai penutup wajah saat berolahraga. Namun, masker wajah katun yang dibuat dengan baik dan masker medis sekali pakai menawarkan keuntungan bagi Anda untuk menambah keamanan Anda.

Berita Terkait

No Posts Found