Disnaker Kabupaten Bekasi dan PT. Nippisun Indonesia Bersinergi untuk Menggelar Pelatihan Wirausaha
Hallo Pabrikers, Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi bekerja sinergis dengan PT. Pada Rabu (7/02/2024), Nippisun Indonesia mengadakan pelatihan barista dan baking di aula kantor Cibitung.
Cikarang,-
Hallo Pabrikers, Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi bekerja sinergis dengan PT. Pada Rabu (7/02/2024), Nippisun Indonesia mengadakan pelatihan barista dan baking di aula kantor Cibitung. Pendidikan merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk meningkatkan kewirausahaan masyarakat. Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi Edi Rochyadi mengatakan, pemerintah daerah menjalin kerja sama dengan perusahaan industri di wilayah Kabupaten Bekasi. mengarahkan tanggung jawab sosialnya berupa pembangunan infrastruktur dan pelatihan agar kualitas sumber daya manusia dapat ditingkatkan guna mengurangi angka pengangguran.
“Program pelatihan seperti ini sejalan dengan arahan Bupati untuk meningkatkan sumber daya manusia untuk mengurangi pengangguran, karena perusahaan sendiri mempunyai keterbatasan dalam merekrut tenaga kerja, karena jumlah tenaga kerja kita yang sangat banyak, salah satu upaya yang kita lakukan adalah dengan mengadakan pelatihan yang bekerjasama dengan perusahaan "; ujarnya.
Selain itu, Pemerintahan Bekas juga terus mendorong dunia usaha lain untuk mengikuti pelatihan kewirausahaan agar para talenta mampu membuka perusahaan dan menjadi pelaku UMKM di perusahaan, namun juga sebagai pelaku usaha mikro. Kecil dan Menengah .perusahaan (UMKM).
“Kami mendorong perusahaan untuk melakukan hal ini. Kami berharap semakin banyak perusahaan yang ikut serta dalam peningkatan kapasitas usaha, karena masyarakat membutuhkan pengetahuan dan keterampilan, karena lowongan yang tersedia tidak banyak. Bagaimana pemerintah bisa menciptakan lapangan kerja baru melalui pendidikan yang berkontribusi terhadap fakta bahwa pekerjaan itu sangat penting." jelasnya.
Dalam pelatihan ini pihak Disnaker Kabupaten Bekasi menyediakan tempat kepada PT. Nippisun Indonesia, jika peserta pelatihan mempunyai kemampuan berwirausaha maka pelatihan akan dilaksanakan oleh Koperasi Kabupaten Bekasi dan Pk-palvelu bersama dengan pihak pemerintah daerah.
“Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk membuka usaha mandiri, dimana kita menciptakan peluang usaha bagi para peserta pelatihan dengan meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya, sekaligus meningkatkan kapasitas wirausaha kita juga bersinergi dengan instansi terkait, Artinya kerjasama dan pelayanan EME yang fokus kita hanya pada peningkatan skill saja,” kata Edi Rochyadi.
Kepala Kecamatan Cibitung Encun Sunarto mengapresiasi Dinas Ketenagakerjaan dan perusahaan yang memilih Kecamatan Cibitung sebagai lokasi pelatihan kewirausahaan. rombongan juga mengikuti pelatihan KNPI kecamatan untuk berkoordinasi dengan peserta dan kegiatan ini berlangsung selama dua hari, hari pertama pembuatan kue dan hari berikutnya pelatihan barista.
"Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Kecamatan Cibitung Bekasi Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten yang memberi kepercayaan kepada saya mengikuti pelatihan pembuatan kue dan pembuatan kue barista tentang meracik kopi minimal 32 peserta. Kegiatan ini sangat bermanfaat, danquot; dia menyimpulkan.
Melalui pelatihan kewirausahaan, Camat Cibitung berharap kedepannya calon peserta mampu membuka usaha dan juga mendaftar pada forum UMKM kecamatan. Dijelaskannya, ada batasan usia yang telah ditentukan untuk bekerja di perusahaan industri, namun untuk membuka peluang usaha baru, masyarakat harus bisa meningkatkan keterampilan dan kemampuannya.
“Pelatihan ini akan memacu para pedagang baru dan UMKM untuk tetap bertahan, ikutilah pelatihan ini dengan baik, semoga kedepannya bisa membuka peluang usaha, jangan takut tidak punya tempat karena sekarang sudah ada aplikasi untuk jualan online.
Dalam konteks yang sama, Yogi Ferdinan Prayogo dari Nippisun Indonesia menyampaikan bahwa pelatihan barista dan baker ini merupakan bentuk kepedulian sosial perusahaan terhadap lingkungan yang menyalurkan tanggung jawab sosial perusahaan berupa pelatihan usaha untuk mendukung program pemerintah Kabupaten Bekasi.
“Dalam pelaksanaan pelatihan ini kami bekerjasama dengan Disnaker dan Kanwil, jadi salah satu tanggung jawab perusahaan adalah menjaga lingkungan, jadi mari kita pikirkan bagaimana generasi muda mempunyai skill untuk berbisnis, dan kita juga berkoordinasi .Pemkab. Melalui Kabupaten Bekasi, Bappeda bisa memfasilitasi Disnaker kali ini," ; dia menyimpulkan.
Pelatihan usaha ini merupakan tahap pertama dengan kuota peserta sebanyak 33 orang, terdiri dari 10 orang barista trainee dan 20 orang baker, namun jumlahnya bertambah 11 orang barista, lalu 22 kue, dahulu PT. Nippisun Indonesia menyalurkan tanggung jawab sosialnya melalui kegiatan pengelolaan lingkungan, penanaman mangrove, dan kedepannya dapat dilanjutkan pelatihan di berbagai bidang untuk meningkatkan keterampilan masyarakat.
“Kedepannya kita bisa mengadakan pelatihan-pelatihan dalam bentuk rekayasa iklim atau iklim, atau bisa juga pelatihan pendingin lemari es. Jika kapasitas masyarakat meningkat, kita bisa mendirikan perusahaan BUMDes atau usaha CV, sehingga pemuda tidak harus bekerja di pabrik”, tutupnya.
source bekasikab.go.id