Faskes di Karawang Diminta Bersiap Hadapi Gelombang Ketiga Covid-19
Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Karawang, Fitra Hergyana meminta seluruh fasilitas kesehatan bersiap menghadapi kemungkinan ledakan Covid-19. Gelombang ketiga Covid-19 diprediksi dapat terjadi seusai liburan akhir tahun jika mobilitas masyarakat tidak terkendali.
Karawang,-
Halo Pabrikers, Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Karawang, Fitra Hergyana meminta seluruh fasilitas kesehatan bersiap menghadapi kemungkinan ledakan Covid-19. Gelombang ketiga Covid-19 diprediksi dapat terjadi seusai liburan akhir tahun jika mobilitas masyarakat tidak terkendali.
"Kami sudah menyosialisasikan ke seluruh rumah sakit atau fasilitas kesehatan lainnya agar mempersiapkan diri jika terjadi gelombang ketiga. Harapan kami gelombang ketiga tidak terjadi, tapi kami harus mempersiapkan diri agar tidak kewalahan," kata Fitra Hergyana, Minggu (14/11/2021).
Fitra menuturkan, kasus Covid-19 di Karawang memang sudah menurun. Diketahui, kasus Covid-19 hingga Sabtu (13/11/2021) kemarin tercatat hanya dua orang yang dirawat dan dua orang menjalani isolasi mandiri.
"Kemarin tidak ada penambahan pasien terkonfirmasi Covid-19 alias nol penambahan. Tersisa dua orang dirawat dan dua orang isolasi mandiri," katanya.
Fitra mengatakan, meski kasus Covid-19 cenderung menurun, tidak menutup kemungkinan kasus kembali naik. Apalagi jika masyarakat mengabaikan penerapan protokol kesehatan 5M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun atau handsantizer, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas).
"Penurunan level PPKM membuat aktivitas masyarakat kembali tinggi. Jika ini tidak dibarengi dengan disiplin prokes, menjadi kekhawatiran adanya peningkatan kasus kembali. Ditambah lagi jelang libur Natal dan Tahun Baru nanti," tutur Fitra.
Pihaknya tetap menjaga kewaspadaan dengan gencar melakukan operasi yustisi dan nonyustisi untuk menjaga prokes masyarakat. Operasi dilakukan di setiap lokasi strategis seperti tempat keramaian.
"Kita tetap gencar menjalankan operasi yustisi agar masyarakat tidak boleh lengah," jelasnya. (*)