Loker : HRGA Staff 📍 Placement: Lamongan   Perempuan, dengan pengalaman minimal 1 tahun di bidang HRGA Pendidikan minimal D3/S1 Memahami dan mampu menerapkan kebijakan serta prosedur HRGA Memiliki pengetahuan yang baik tentang peraturan ketenagakerjaan

📩 Send your updated CV to:
murih.hermawan@japfa.com

FGD Dorong Pengembangan MRT Menuju Kawasan Industri Jababeka Untuk Pengurangan Emisi Karbon Dan Tarik Investor

Kawasan industri merupakan kawasan yang sangat penting, dimana kawasan industri merupakan tempat berkembangnya dunia usaha dan penggerak perekonomian suatu negara khususnya Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan upah minimum tertinggi di Indonesia saat ini di kawasan industri khususnya Kabupaten Karawang sebesar Rp.5.176.179., Kota Bekasi Rp.5.158.248., dan Kabupaten Bekasi sebesar Rp. 5.137.574., Namun kendala akses ke kawasan industri masih ada, salah satunya karena masih tingginya penggunaan kendaraan pribadi.

Nov 02 2023, 06:30

Cikarang,-


Hallo Pabrikers,  Kawasan industri merupakan kawasan yang sangat penting, dimana kawasan industri merupakan tempat berkembangnya dunia usaha dan penggerak perekonomian suatu negara khususnya Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan upah minimum tertinggi di Indonesia saat ini di kawasan industri khususnya Kabupaten Karawang sebesar Rp.5.176.179., Kota Bekasi Rp.5.158.248., dan Kabupaten Bekasi sebesar Rp. 5.137.574., Namun kendala akses ke kawasan industri masih ada, salah satunya karena masih tingginya penggunaan kendaraan pribadi.

Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Kebijakan Pengembangan Institut Teknologi Bandung (SAPPK ITB) dan Jababeka Net Zero Industrial Cluster Community (NZICC) membentuk kelompok yang berfokus pada pengembangan transportasi massal untuk mendukung pengurangan emisi karbon sejalan dengan Keberlanjutan NZICC Jababeka. Peta jalan tersebut mencapai target net zero emisi di Kawasan Industri Jababeka pada tahun 2050 dan sejalan dengan deklarasi pemerintah Indonesia untuk mencapai net zero emisi pada tahun 2060. Selain itu, hal ini juga dianggap sebagai nilai tambah dan kemudahan aksesibilitas yang dapat menarik investor untuk berinvestasi. di kawasan industri Jababeka.

Kegiatan yang dilaksanakan di President Executive Club, pada Rabu, 1 November 2023 ini membahas mengenai Kajian Kelayakan Teknis Pengembangan MRT E-W Phase 2 (Section Jawa Barat). Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengkaji berbagai isu, masalah, dan tantangan terkait pengembangan MRT East-West Phase 2 (Section Jawa Barat) yang akan dihadapi oleh sektor industri dan perdagangan/jasa yang berada di sekitar jalur perpanjangan MRT. FGD ini tidak hanya dihadiri oleh para ahli/akademisi dari ITB dan anggota Jababeka NZICC, namun kegiatan ini juga dihadiri oleh Pihak Pemerintahan yang berasal dari Kementerian Perhubungan RI, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, Bappeda Kabupaten Bekasi, serta Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi.

Cynthia Hendrayani, Chief Operating Officer Jababeka Infrastruktur, membuka acara ini dan menyampaikan bahwa penggunaan transportasi publik sangat memiliki pengaruh yang besar terhadap pengurangan emisi karbon dan menekankan bahwa infrastruktur adalah investasi di masa depan sehingga jelas sekali apa yang kita lakukan hari ini akan membawa dampak yang besar depannya, sehingga harapannya melalui kegiatan ini nantinya para pemangku kepentingan mendapatkan gambaran terkait pergerakan masyarakat di Kabupaten Bekasi, menemukan preferensi moda transportasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta memiliki manfaat sosial dan ekonomi yang sesuai dengan pengembangan infrastruktur.

Pada saat diskusi berlangsung, salah satu peserta FGD menyampaikan bahwa aksesibilitas menuju Kawasan Industri sangat penting hal ini kaitannya erat dimana tidak semua perusahaan merupakan perusahaan padat karya, beberapa perusahaan merupakan perusahaan padat modal, sehingga beberapa perusahaan memerlukan penunjang transportasi publik yang membantu membawa brain power perusahaan mereka dari Jakarta ke pusat industri mereka, dalam hal ini beberapa perusahaan merasa kesulitan akan hal ini, sehingga dengan adanya rencana pengembangan transportasi publik MRT menuju Kawasan Industri Jababeka dapat menjadi faktor pendukung untuk meningkatkan investor untuk memilih berinvestasi ke Jababeka.

Dr. Ibnu Syabri selaku Ketua Tim dan Tenaga Ahli Kajian Kelayakan Teknis Pengembangan MRT East-West Phase 2 (Section Jawa Barat) mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta FGD khususnya tenant-tenant dari anggota Jababeka NZICC dimana dalam FGD ini sangat menambah pemahaman terkait dampak infrastruktur terhadap pembangunan ekonomi yang berkaitan dengan kesejahteraan para pekerja di perusahaan yang sebelumnya menggunakan transportasi yang mahal namun dengan adanya transportasi publik nantinya secara tidak langsung memberikan pengaruh baik dimana pekerja merupakan elemen penting dalam perusahaan, dengan transportasi publik karyawan dapat masuk kerja lebih tepat waktu, produktif, dan meningkatkan kualitas pekerjaan.

Dengan demikian, pengembangan transportasi publik yaitu MRT, tidak hanya menjadi hal yang positif terhadap lingkungan melalui pengurangan emisi karbon, lebih dari pada itu, dampak yang dihasilkan akan meningkatkan daya tarik investor untuk melakukan investasi dimana saat ini Jakarta sudah tidak memiliki area yang cukup, dengan adanya MRT, investor akan siap untuk berinvestasi ke koridor timur Jakarta dengan aksesibilitas yang mudah, dan akan menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang signifikan.


Source : Industry.co.id

Berita Terkait

No Posts Found