Loker : HRGA Staff đź“Ť Placement: Lamongan   Perempuan, dengan pengalaman minimal 1 tahun di bidang HRGA Pendidikan minimal D3/S1 Memahami dan mampu menerapkan kebijakan serta prosedur HRGA Memiliki pengetahuan yang baik tentang peraturan ketenagakerjaan

đź“© Send your updated CV to:
murih.hermawan@japfa.com

Forum HR EJIP Usulkan Gunakan Dana BPJS Untuk Vaksinasi Dunia Industri

Hallo Pabrikers, vaksinasi Covid-19 di Indonesia sudah dimulai untuk berbagai sektor prioritas. Namun, Sektor industri sebagai salah satu penopang ekonomi belum akan ada vaksinasi gratis dari pemerintah.

Feb 25 2021, 09:50

Cikarang,-

Hallo Pabrikers, vaksinasi Covid-19 di Indonesia sudah dimulai untuk berbagai sektor prioritas. Namun, Sektor industri sebagai salah satu penopang ekonomi belum akan ada vaksinasi gratis dari pemerintah. Untuk sektor industri atau perusahaan informasi yang sudah ada adalah vaksinasi mandiri berbayar yang digagas oleh sebuah organisasi pengusaha. Menanggapi hal tersebut Ketua Forum Komunikasi HR EJIP Tetti Yanuarti mengusukan penggunaan dana BPJS untuk vaksinasi karyawan di Industri.  “Vaksin mandiri itu kan berbayar, bisa dibayangkan betapa beratnya perusahaan yang memiliki ratusan atau ribuan karyawan di yang vaksin, berapa ratus juta yang akan habis,”kata Tetty saat ditemui jurnalkawasan.com di kantornya.

BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenegakerjaan itu klaim untuk pasien sakit di perusahaan tempatnya bekerja sedikit sekali. “ Industri ini skupnya besar sekali, janganlah kesannya ditodong. Pemerintah kalo bisa melalui BPJS Kesehatan , karena kan setiap bulan kita iuran. Jadi perusahaan merasa ada manfaatnya gitu. Mungkin bisa juga dalam bentuk diskon, jadi BPJS bukan hanya pengobatan tapi bisa pencegahan yang lagi krusial seperti Covid-19 ini, daripada pake APBN atau APBD” kata HR Manajer PT Kanefusa ini.

Salah satu alternatif lain lanjut Tetty, BPJS menaikkan iuran khusus industri lalu pembayaran dicicil oleh perusahaan “Jadi terasa BPJS ini berguna, yang terpenting kita bekerja aman, dan perusahaan sekarang sudah berat, jangan lagi dibebani beli vaksin,” kata Tetty. (df)

Berita Terkait

No Posts Found