Ini Alasan Perusahaan Rekrut Tenaga Operator dari BLK Kompetensi Jabar
Balai Latihan Kerja kompetensi BLK provinsi Jawa Barat mengadakan pertemuan jejaring Forum Komunikasi Lembaga Industri dan Pelatihan di aula BLK Kompetensi Jalan Agus Salim Kota Bekasi (23/3).
Halo Pabrikers, Balai Latihan Kerja kompetensi BLK provinsi Jawa Barat mengadakan pertemuan jejaring Forum Komunikasi Lembaga Industri dan Pelatihan di aula BLK Kompetensi Jalan Agus Salim Kota Bekasi (23/3).
Dalam pertemuan tersebut hadir Kepala Balai , Ma’mur Rizal,  Ketua Apindo, Sutomo dan Ketua FKLPI Bekasi 2020-2023 Tetti Yanuarti. Selain itu juga dihadiri oleh para praktisi industri para manajer dari berbagai industri manufaktur Kabupaten Bekasi.Â

Acara dibuka oleh Kepala Balai  dengan mengucapkan terima kasih dan selamat datang kepada para hadirin yang telah memenuhi undangan. Selanjutnya berupa pemaparan kondisi terkini ketenagakerjaan oleh Sutomo dan terakhir adalah pemaparan dari Ketua FKLPI-D Bekasi.Â
Dalam kesempatan tersebut Ma’mur juga mengajak para peserta forum dari dunia industri untuk berkeliling melihat proses pembelajaran di BLK kompetensi Provinsi Jawa Barat. Para peserta diajak masuk ke ruang pengelasan atau welding kemudian juga kebagian perakitan elektronika untuk motor listrik dan workshop lain yang berkaitan erat dengan dunia industriÂ
Ketua FKLPI-D Bekasi Tetti Yanuarti mengatakan bawa  perusahaannya, PT Kanefusa sudah rutin untuk mengambil pekerja dari BLK Kompetensi ini menurutnya siswa dari BLK cukup kompeten dan yang paling penting adalah perusahaan tidak dikenakan biaya sama sekali.
“Berbeda dengan LPK atau Yayasan atau perusahaan lain di BLK ini kita gratis dan juga kompetensinya bagus dan kami secara hati nurani ingin memberdayakan anak-anak bangsa dari berbagai daerah di Jawa Barat ini. Jadi selain kami ngambil dari LPK kita tetap prioritaskan untuk Operator tenaga operator kita ngambil dari BLK Kompetensi ini”, kata HR Manager PT Kanefusa. Â

Salah satu peserta Sahermanto, menegaskan agar perusahaan segera berkomitmen untuk bagaimana agar siswa disini terserap dengan baik ke dunia industri atau di perusahaan masing-masing. “Saya ngomong di sini itu sudah berkali-kali dan saya mengajak teman-teman perusahaan untuk segera merekrut berapa ayo komitmen untuk biar semuanya ini terserap tidak hanya ketemu-ketemu meeting seperti ini tapi tanpa ada komitmen.  Ini penting sekali bagi kelangsungan mengatasi pengangguran yang ada di Indonesia khususnya di provinsi Jawa Barat”, kata mantan HR Manager PT Indonesia Chemicon yang sekarang menjadi advisor Lembaga Pendidikan Jepang. (df)