Loker : HRGA Staff 📍 Placement: Lamongan   Perempuan, dengan pengalaman minimal 1 tahun di bidang HRGA Pendidikan minimal D3/S1 Memahami dan mampu menerapkan kebijakan serta prosedur HRGA Memiliki pengetahuan yang baik tentang peraturan ketenagakerjaan

📩 Send your updated CV to:
murih.hermawan@japfa.com

Investasi Awal Rp 3,8 Triliun, Frisian Flag Bangun Pabrik Baru di Cikarang

PT Frisian Flag Indonesia membangun pabrik baru di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, dengan investasi tahap awal sebesar 225 juta euro atau setara Rp3,8 triliun. Nantinya pabrik tersebut akan memproduksi susu cair dan susu/krimer kental manis.

Mar 10 2021, 17:30

PT Frisian Flag Indonesia membangun pabrik baru di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, dengan investasi tahap awal sebesar 225 juta euro atau setara Rp3,8 triliun. Nantinya pabrik tersebut akan memproduksi susu cair dan susu/krimer kental manis.

Maurits Klavert selaku Presiden Direktur Frisian Flag Indonesia menyampaikan bahwa setelah hampir 100 tahun hadir di Indonesia, pabrik itu menjadi simbol kebanggaan bagi perusahaan. Seiring investasi tersebut, perusahaan akan meningkatkan pula penyerapan susu segar dalam negeri yang dipasok oleh belasan ribu peternak sapi perah rakyat di Tanah Air.

“Pabrik baru ini akan mencakup fasilitas produksi atau pengolahan produk susu cair siap minum dan susu kental manis, sentra logistik dan distribusi serta perkantoran dengan menggunakan teknologi modern dan ramah lingkungan,” katanya, Selasa, 9 Maret 2021.

Sebanyak 90 persen hasil produksi akan menyasar pasar ekspor dan 10 persen sisanya untuk pasar dalam negeri. Pabrik baru seluas 25 hektare tersebut diperkirakan mampu menyerap tenaga kerja akan sebanyak 848 orang.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang yang hadir dalam acara peresmian pembangunan pabrik mengapresiasi Frisian Flag yang turut berupaya mendorong pertumbuhan produksi susu segar.

Industri pengolahan susu merupakan salah satu sektor manufaktur pangan yang mendapat prioritas pengembangan dalam Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional (RIPIN) 2015-2035.

“Industri ini masih dihadapkan pada tantangan pemenuhan bahan baku, karena sampai saat ini hanya 22 persen bahan baku susu yang dipasok dari dalam negeri,” ucapnya.

Source : Tempo.co

Berita Terkait

No Posts Found