Loker : HRGA Staff 📍 Placement: Lamongan   Perempuan, dengan pengalaman minimal 1 tahun di bidang HRGA Pendidikan minimal D3/S1 Memahami dan mampu menerapkan kebijakan serta prosedur HRGA Memiliki pengetahuan yang baik tentang peraturan ketenagakerjaan

📩 Send your updated CV to:
murih.hermawan@japfa.com

Jadi Perhatian Khusus, Pemkab Batang Siap Suplai Air Baku di KITB

Hadirnya dua kawasan industri besar di Kabupaten Batang yaitu Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) dan Batang Industrial Park, menjadi perhatian khusus dari pemkab setempat.

Agu 03 2022, 02:47

Batang,-

Hallo Pabrikers, Hadirnya dua kawasan industri besar di Kabupaten Batang yaitu Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) Kecamatan Gringsing dan Batang Industrial Park di Kecamatan Tulis, menjadi perhatian khusus dari pemkab setempat.

Utamanya dalam pemenuhan kebutuhan air baku. Perumda Air Minum Sendang Kemulyaan pun diminta memberi pelayanan prima kepada perusahaan yang berdiri.

Yulianto selaku Direktur Perusahaan Umum Daerah Air Minum Sendang Kamulyan Kabupaten Batang, Selasa (2/8/2022), mengatakan, saat ini proses pembangunan pabrik di dua kawasan industri masih berjalan dan diperkirakan mulai tahun depan baru beroperasi.

"Saat ini memang belum ada permintaan. Akan tetapi, kami siap menyuplai air baku apabila ada permintaan dari beberapa perusahaan yang berada di KITB maupun Batang Industral Park," kata Yulianto.

Ia mengatakan, sebagai upaya persiapan pemenuhan air baku ke perusahaan, pemkab akan mengembangkan dan mengolah air laut dengan menggandeng investor atau pihak ke tiga.

"Biaya investasi pengembangan sumber air baku yang tinggi memang menjadi tantangan sehingga kami harus menggandeng pihak ketiga untuk mencukupi kebutuhan air baku di dua kawasan industri tersebut," katanya.

Yulianto menyebutkan, suplai kebutuhan perusahaan terhadap air baku di Kawasan Industri Terpadu Batang perkirakan sekitar 285 liter per detik. Saat ini, kata dia, kebutuhan air baku di kawasan industri tersebut dilakukan oleh Pemerintah pusat dengan cara membangun jaringan untuk mengambil air permukaan Sungai Kaliurang Subah.

"Akan tetapi apabila sudah selesai dibangun maka kami berharap pengelolaan air baku diserahkan kepada pemerintah daerah karena sudah ada sistem penyediaan air minum," kata Yulianto.

Ia menambahkan, jumlah pelanggan air baku di PUDAM Sendang Kamulyan Batang saat ini mencapai 56 ribu pelanggan dan diperkirakan dua tahun ke depan akan meningkat menjadi 60 ribu pelanggan. (*)



Source: republika

Berita Terkait

No Posts Found