Loker : HRGA Staff 📍 Placement: Lamongan   Perempuan, dengan pengalaman minimal 1 tahun di bidang HRGA Pendidikan minimal D3/S1 Memahami dan mampu menerapkan kebijakan serta prosedur HRGA Memiliki pengetahuan yang baik tentang peraturan ketenagakerjaan

📩 Send your updated CV to:
murih.hermawan@japfa.com

Kawasan Industri Batang Jadi Destinasi Wavin Bangun Pabrik Pipa di Indonesia

Wavin perusahaan asal Belanda, bakal membangun pabrik pertamanya di Indonesia. Pabrik yang direncanakan memproduksi aneka produk pipa itu bakal berlokasi di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang.

Sep 30 2022, 02:10

Batang,-

Hallo Pabrikers, Wavin perusahaan asal Belanda, bakal membangun pabrik pertamanya di Indonesia. Pabrik yang direncanakan memproduksi aneka produk pipa itu bakal berlokasi di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Jawa Tengah.

Country Director Wavin Indonesia, Johannes Drees mengatakan, peresmian investasi untuk pabrik tersebut bakal dilakukan pada 3 Oktober 2022 mendatang.

“Investasi ini memungkinkan kami untuk semakin memperluas jangkauan kami dalam menawarkan solusi, serta membuka lapangan kerja dan aktivitas ekonomi secara lokal,” tutur Johannes dalam siaran pers yang dirilis, Kamis (29/9).

Pabrik perdana Wavin bakal dibangun di atas lahan seluas 20 hektar di KIT Batang. Belum ketahuan berapa anggaran investasi maupun kapasitas produksi yang direncanakan bakal terpasang di pabrik Batang. 

Yang terang, sebagai gambaran, ketika beroperasi komersial nanti, pabrik Batang diproyeksikan bakal mempekerjakan sekitar 150 orang pada lini produksi dengan kemungkinan ekspansi menjadi 250 orang di masa-masa berikutnya.

Produk yang dihasilkan meliputi pipa UPVC dan fitting. Selain itu, manajemen Wavin juga berencana ‘menyisakan” area luas yang memungkinkan perusahaan untuk memproduksi berbagai macam produk inovatif seperti produk pipa kedap suara, sistem pengolahan air buangan, pengolahan air hujan, dan pengolahan banjir untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam membangun kota dan bangunan yang kokoh serta hemat energi.

“Kami akan mengikuti standar kualitas global maupun standar lokal yang telah ditetapkan pemerintah dalam menghasilkan produk,” tutur Johannes. (*)



Source: kontan

Berita Terkait

No Posts Found