Loker : HRGA Staff đź“Ť Placement: Lamongan   Perempuan, dengan pengalaman minimal 1 tahun di bidang HRGA Pendidikan minimal D3/S1 Memahami dan mampu menerapkan kebijakan serta prosedur HRGA Memiliki pengetahuan yang baik tentang peraturan ketenagakerjaan

đź“© Send your updated CV to:
murih.hermawan@japfa.com

Kemenperin Pasok Ratusan SDM untuk Industri Otomotif dan Tekstil

Hallo Pabrikers, Kementerian Perindustrian fokus meningkatkan produktivitas dan daya saing industri tekstil dan otomotif. Selain itu, kedua sektor manufaktur ini merupakan bagian dari peta jalan Membangun Indonesia 4.0, yang mana pembangunan diprioritaskan agar lebih inovatif dan berdaya saing global.

Feb 09 2024, 08:00

Cikarang,-

Hallo Pabrikers, Kementerian Perindustrian fokus meningkatkan produktivitas dan daya saing industri tekstil dan otomotif. Selain itu, kedua sektor manufaktur ini merupakan bagian dari peta jalan Membangun Indonesia 4.0, yang mana pembangunan diprioritaskan agar lebih inovatif dan berdaya saing global.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian, Masrokhan mengatakan, “Salah satu upaya yang kami lakukan adalah menyiapkan SDM dengan kompetensi yang tepat untuk kebutuhan dunia kerja saat ini. pada pembukaan pelatihan 3 in 1 bagi penjahit junior dan perawatan rutin sepeda di Balai Latihan Industri (BDI) Jakarta, Selasa (6/2).

Kepala BPSDMI menjelaskan langkah-langkah strategis yang dilakukan Kementerian Perindustrian untuk menciptakan SDM unggul di bidang industri, khususnya melalui penyelenggaraan pelatihan berbasis keterampilan atau biasa saya sebut dengan pelatihan 3in1. Para peserta ini akan menerima pelatihan, sertifikasi keterampilan, dan penempatan kerja.

“Indonesia saat ini memiliki peluang yang menjanjikan karena keunggulan demografisnya, dengan jumlah penduduk usia kerja yang lebih besar dibandingkan penduduk non-usia kerja. Artinya, masih banyak pekerja muda yang bisa memaksimalkan potensinya, jelasnya.

Masrokhan menyampaikan di bidang otomotif, Indonesia merupakan salah satu pasar terbesar di dunia dengan jumlah pengguna sepeda motor mencapai lebih dari 125 juta unit. “Kebutuhan perawatan dan servis sepeda motor semakin meningkat. “Hal ini membuka peluang besar bagi generasi muda untuk menjadi teknisi servis sepeda motor yang profesional dan handal,” ujarnya.

Sementara itu, industri TPT juga merupakan industri padat karya dan berorientasi ekspor. Hal inilah yang menjadikan industri TPT mempunyai peranan penting dalam menunjang perekonomian nasional. “Pelatihan operator penjahit dan jasa sepeda motor merupakan upaya membekali generasi muda kita dengan keterampilan dan pengetahuan untuk menjadi agen perubahan dan pembangunan,” imbuhnya, dalam pembangunan nasional khususnya di sektor industri.

Masrokhan optimis dengan dedikasi dan kerja keras peserta serta bimbingan instruktur terpercaya, pelatihan 3-in-1 ini akan mencapai tujuan yang diharapkan. “Peserta akan menjadi penjahit dan teknisi servis sepeda motor yang berkompeten, siap bersaing di dunia kerja dan mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan perekonomian,” ujarnya

Masrokhan juga berharap peserta yang menyelesaikan program ini mampu mengaplikasikan ilmu dan keterampilan yang diperolehnya di dunia kerja. “Selain itu, kami menghimbau seluruh industri dan pemangku kepentingan terkait untuk terus mendukung inisiatif ini, sehingga bersama-sama kita dapat menciptakan sumber daya manusia industri yang unggul, mampu bersaing di pasar global”.

Direktur BDI Jakarta Ali Khomeini mengatakan, sebanyak 130 orang mengikuti dua kursus pelatihan profesi. Diantaranya 100 peserta Kursus Pelatihan Penjahit Anak 3 in 1 dan 30 peserta Pelatihan Perawatan Rutin Sepeda Motor 3 in 1.

“Tujuan dari kegiatan ini agar peserta dapat menguasai keterampilan dan menjadi berkompeten di bidang reparasi pakaian dan sepeda motor,” ujarnya. Jumlah peserta pelatihan sebanyak 130 orang yang terdiri dari 80 laki-laki dan 50 perempuan yang berasal dari berbagai daerah seperti Bandung Barat, Garut, Tasikmalaya, dan Depok.

Tenaga pengajar yang menunjang kelancaran proses pelatihan berasal dari Widyaiswara, praktisi, asosiasi dan guru-guru yang berpengalaman di bidang pendidikan dan pelatihan vokasi. Ali mengatakan: “Jumlah hari pelatihan perawatan rutin sepeda motor 3-in-1 adalah 14 hari dan pelatihan operator mesin jahit 3-in-1 adalah 12 hari.”

Pada kesempatan ini CV Kepala Bagian Sumber Daya Manusia. Bakrin Jaya Majalaya dan Rian Hasan mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Perindustrian yang telah menerapkan program pelatihan 3 in 1 untuk melatih SDM industri yang mumpuni. “Pelatihan tenaga kerja yang dilaksanakan di BDI Jakarta diharapkan mampu memberikan solusi bagi industri garmen untuk memiliki tenaga kerja yang berketerampilan tinggi dan siap kerja,” ujarnya.

Selain itu, industri garmen masih membutuhkan tenaga kerja terampil dalam jumlah besar. Situasi ini juga disebabkan oleh menjelang hari raya Idul Fitri yang biasanya menyebabkan peningkatan permintaan terhadap produk fashion. “Jadi, di tingkat industri menengah dan besar, kita sekarang mengalami krisis dalam hal tenaga kerja terampil yang bersedia bekerja untuk meningkatkan produktivitasnya,” kata Rian.

Dikatakannya, saat ini wilayah Jawa Barat masih membutuhkan sekitar 4.000 tenaga kerja terampil sebagai penjahit untuk memenuhi kebutuhan industri garmen. Oleh karena itu, kami berharap BDI Jakarta dapat terus melaksanakan program pelatihan 3 in 1 ini untuk mampu menghasilkan lulusan yang berkualitas dan siap kerja, jelasnya.




source kemenperin.go.id

Berita Terkait

No Posts Found