Loker : HRGA Staff 📍 Placement: Lamongan   Perempuan, dengan pengalaman minimal 1 tahun di bidang HRGA Pendidikan minimal D3/S1 Memahami dan mampu menerapkan kebijakan serta prosedur HRGA Memiliki pengetahuan yang baik tentang peraturan ketenagakerjaan

📩 Send your updated CV to:
murih.hermawan@japfa.com

Kerja Lapangan atau Kerja Kantoran ? Berikut Kelebihan dan Kekurangannya

Untuk mencapai keberhasilan setiap orang punya cara tersendiri untuk mencapainya. Banyak yang memiliki pemikiran bahwa bekerja di kantor adalah pekerjaan yang paling baik, seperti menjadi staf ataupun posisi lainnya yang ada dikantor. Kenyataannya, tidak semua orang suka duduk sambil mengerjakan tugas kantor di depan meja kerja. Ada juga yang lebih suka untuk bekerja di luar kantor.

Jun 06 2021, 00:45


Cikarang,-

Halo Pabrikers, Untuk mencapai keberhasilan setiap orang punya cara tersendiri untuk mencapainya. Banyak yang memiliki pemikiran bahwa bekerja di kantor adalah pekerjaan yang paling baik, seperti menjadi staf ataupun posisi lainnya yang ada dikantor. Kenyataannya, tidak semua orang suka duduk sambil mengerjakan tugas kantor di depan meja kerja. Ada juga yang lebih suka untuk bekerja di luar kantor.

Kebanyakan orang beranggapan bahwa bekerja di lapangan adalah jenis pekerjaan yang melelahkan dan berat untuk dijalani. Meskipun begitu, ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan oleh seorang karyawan lapangan dibandingkan karyawan kantoran, begitu pun sebaliknya. Sebelum Anda menyetujui atau menolak tawaran kerja di kantor atau di lapangan hanya berdasarkan pendapat orang lain, mari simak beberapa kelebihan dan kekurangan bekerja di kantor dan bekerja di lapangan.

Karyawan Lapangan

Bekerja sebagai karyawan lapangan memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan diantaranya :

• Menambah skillinterpersonal

Bertemu banyak orang baru merupakan salah satu hal yang bisa didapatkan oleh karyawan lapangan. Karyawan lapangan berkesempatan untuk berinteraksi dengan orang-orang yang memiliki berbagai macam latar belakang sehingga dapat menambah ilmu serta wawasan. Untuk dapat berinteraksi, tentu saja karyawan lapangan harus memiliki skill interpersonal yang baik. Seiring berjalannya waktu, skill interpersonal karyawan lapangan pasti semakin bertambah.

• Benefit atau insentif lebih banyak

Karyawan lapangan biasanya bekerja sesuai target. Seperti seorang sales, Ia akan mendapatkan insentif yang lebih banyak jika berhasil mencapai target atau bahkan melebihinya. Karyawan kantoran yang memiliki jam kerja dan target yang tetap tentunya tidak bisa mendapatkan insentif dan bonus seperti yang didapatkan oleh karyawan lapangan.

• Jam kerja fleksibel

Menurut Undang-Undang Ketenagakerjaan nomor 13 tahun 2003 tentang waktu kerja, bahwa maksimal waktu kerja karyawan adalah 40 jam/minggu. Dalam pelaksanaannya, undang-undang tersebut hanya dapat dipenuhi oleh karyawan yang bekerja dikantor saja. Karyawan lapangan memiliki jam kerja yang tidak menentu, bisa lebih singkat ataupun lebih panjang, tergantung situasi dan kondisi lapangan. Namun, pada umumnya, karyawan lapangan memiliki jam kerja yang lebih singkat sehingga memiliki waktu istirahat lebih banyak jika dibandingkan dengan karyawan kantoran.

• Peraturan yang Tidak Ketat

Ada kalanya seseorang punya keperluan mendadak yang harus segera diselesaikan. Misalnya sekedar untuk pergi ke bank, ke kantor pos, dan sebagainya. Karyawan lapangan dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan tersebut dengan lebih mudah karena karyawan lapangan sudah berada di luar kantor.

• Kenyamanan tidak menjadi prioritas

Bekerja di lapangan menuntut karyawan untuk siap menghadapi terik matahari, kemacetan lalu lintas, debu, dan hujan. Kenyamanan tentunya bukan merupakan prioritas bagi karyawan lapangan.

• Kurang waktu bersama keluarga

Ada beberapa hal yang harus dikorbankan oleh karyawan lapangan, salah satunya adalah waktu bersama keluarga. Kadang kala pekerjaan di lapangan menuntut untuk bertugas selama berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan. Hal ini menyulitkan untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.


Karyawan Kantoran

Bekerja sebagai karyawan kantoran memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan diantaranya :

• Lebih produktif

Keuntungan menjadi karyawan kantoran lainnya adalah Anda cenderung lebih produktif. Karyawan kantoran memiliki jam kerja tetap. Meskipun ada beberapa kantor yang membebaskan jam masuk dan pulang kerja, karyawan kantoran tetap berkewajiban untuk bekerja selama 7 hingga 9 jam sehari. Dengan begitu, karyawan kantoran harus memiliki manajemen waktu yang baik sehingga pekerjaan dapat diselesaikan di waktu kerja.

• Kenyamanan

Sebagian besar orang tetap memilih bekerja di kantor karena kenyamanannya. Bekerja di dalam kantor artinya Anda berada dalam ruang ber-AC, berpakaian rapi dan bersih, bahkan, ada beberapa kantor yang menyediakan makanan dan minuman bagi karyawannya.

• Pengalaman kerja di kantor

Karyawan kantoran tentu tidak asing menghadapi urusan administrasi perkantoran atau presentasi. Presentasi biasanya dilakukan saat meeting, yang jarang dilakukan oleh karyawan lapangan. Untuk membuat presentasi yang baik, tentu saja para karyawan kantor harus menyiapkan bahan presentasi yang sesuai dan berkualitas.

• Fasilitas

Beberapa pekerja kantoran yang bekerja di perusahaan mungkin lebih beruntung karena fasilitas yang tersedia. Sering kali karyawan mendapat fasilitas tambahan di luar fasilitas standar kantor, seperti makanan dan minuman gratis, ruang istirahat dan WiFi berkecepatan tinggi.

• Rutinitas serta lingkungan membuat jenuh

Setiap hari Anda menjalankan rutinitas pagi yang harus dijalankan tepat waktu agar tidak terlambat sampai di kantor. Kemudian, Anda bekerja sesuai jam kerja kantor dan tiba di rumah setelah jam kerja selesai. Menjalani aktivitas yang sama setiap hari dapat menimbulkan kejenuhan. Bekerja 5 hari dalam seminggu pasti membuat Anda sangat akrab dengan ruangan kerja sendiri. Meja kerja, komputer atau laptop, dan berkas-berkas dokumen adalah pemandangan yang harus diihat setiap hari. Jika dibandingkan dengan mereka yang bekerja di lapangan, misalnya seperti wartawan yang memiliki tantangan dan pemandangan lingkungan kerja yang berbeda setiap harinya.

• Kesehatan bisa menurun

Sebagai karyawan kantoran, Anda akan duduk hampir 8 jam sehari selama 5 sampai 6 hari kerja. Menurut penelitian, duduk terlalu lama bisa meningkatkan risiko gangguan kesehatan, seperti kanker, diabetes, hingga penyakit jantung. Belum lagi, Anda akan mengalami gangguan persendian pada tulang jika tidak aktif bergerak akibat terlalu lama duduk.(*)


Image Source : Pixabay

Berita Terkait

No Posts Found