Malindo Food Delight Ekspor Perdana ke Oman, Bicara Potensi Jamaah Haji dan Umrah
Hallo Pabrikers, PT Malindo Food Delight kembali mencatatkan langkah ekspor strategis dengan mengirimkan makanan olahan ayam ke dua negara sekaligus. Kali ini, ekspor perdana dilakukan ke Oman, sementara ekspor ke Singapura merupakan yang ke-11 kalinya. Masing-masing negara menerima satu kontainer dengan volume sekitar 6 ton.
Cikarang,-
Hallo Pabrikers, PT Malindo Food Delight  kembali mencatatkan langkah ekspor strategis dengan mengirimkan makanan olahan ayam ke dua negara sekaligus. Kali ini, ekspor perdana dilakukan ke Oman, sementara ekspor ke Singapura merupakan yang ke-11 kalinya. Masing-masing negara menerima satu kontainer dengan volume sekitar 6 ton.
Tim Jurnalkawasan.com hadir langsung dalam seremoni pelepasan ekspor yang berlangsung meriah di Pabrik Malindo Food Delight, kawasan industri Cikarang, Kamis (17/4). Acara turut ditandai dengan simbolis pemotongan pita dan prosesi pecah kendi sebagai bentuk syukur atas pencapaian baru perusahaan.
Makanan olahan yang dikirim terdiri dari produk chicken nugget dan karaage dengan merek Sunny Gold dan Ciki Wiki. Total nilai ekspor yang berhasil dibukukan dari kedua negara tersebut mencapai sekitar US$ 60.000, masing-masing US$ 30.000 untuk Oman dan Singapura.
Direktur PT Malindo Food Delight, Rewin Hanrahan, menyampaikan bahwa ekspor ke Oman menjadi tonggak penting karena melalui proses persiapan yang cukup panjang. “Kami mempersiapkan ekspor ke Oman ini hampir selama satu tahun, bekerja sama dengan tim buyer serta dukungan dari Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian,” ujarnya.

Sebelumnya, Malindo Food Delight juga telah aktif mengekspor karkas ayam ke Singapura serta makanan olahan ke Jepang sejak tahun 2020. Melihat peluang pasar yang semakin terbuka, Rewin menyebut bahwa Malindo siap melangkah lebih jauh untuk memperluas jangkauan ekspor, khususnya ke wilayah Timur Tengah.
Potensi Besar di Pasar Jamaah Haji dan Umrah
Dalam kesempatan tersebut, Agung Suganda Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI turut menekankan potensi pasar baru yang bisa disasar oleh produsen makanan olahan Indonesia, termasuk Malindo Food Delight, yaitu konsumsi makanan bagi jamaah haji dan umrah di Timur Tengah.
Menurut Agung, jutaan jamaah Indonesia yang berangkat setiap tahun membuka peluang besar bagi penyedia makanan halal asal Tanah Air untuk hadir lebih dekat dan memenuhi kebutuhan di sana. Menanggapi hal ini, Rewin Hanrahan menyambut positif saran tersebut. Ia menyebut pihaknya terbuka dan akan menjajaki kemungkinan memperluas distribusi produk olahan ke pasar haji dan umrah. “Kami melihat ini sebagai peluang menarik, dan tentu akan menjadi fokus ekspansi selanjutnya,” ucap Rewin.
Lebih lanjut, Rewin mengungkapkan bahwa tahun ini Malindo Food Delight juga menargetkan ekspor ke Uni Emirat Arab, yang dijadwalkan terlaksana dalam 1–2 bulan ke depan.
Hingga pertengahan tahun 2025, total ekspor makanan olahan ayam dari Malindo Food Delight telah mencapai 6 kontainer atau setara dengan sekitar 30 ton, mencakup beberapa negara tujuan. Langkah ini memperkuat posisi PT Malindo Food Delight sebagai salah satu pelaku industri pangan yang konsisten mendukung pertumbuhan ekspor produk unggas olahan Indonesia ke pasar internasional. (df)