Loker : HRGA Staff đź“Ť Placement: Lamongan   Perempuan, dengan pengalaman minimal 1 tahun di bidang HRGA Pendidikan minimal D3/S1 Memahami dan mampu menerapkan kebijakan serta prosedur HRGA Memiliki pengetahuan yang baik tentang peraturan ketenagakerjaan

đź“© Send your updated CV to:
murih.hermawan@japfa.com

Mangun Jaya Adakan Vaksinasi Kelompok Usia 18-59 Tahun

Kelompok usia 18 sampai 59 tahun masuk dalam gelombang pertama vaksinasi massal Covid-19. Pelaksanaan vaksinasi massal gratis disambut antusias warga yang mengantri di halaman kantor desa Mangunjaya

Jul 20 2021, 00:00

Tambun Selatan,-


Halo Pabrikers, Kelompok usia 18 sampai 59 tahun masuk dalam gelombang pertama vaksinasi massal Covid-19. Pelaksanaan vaksinasi massal gratis disambut antusias warga yang mengantri di halaman kantor desa Mangunjaya untuk menunggu giliran sertamelibatkan para petugas kesehatan dari Puskesmas Tambun Selatan yang bertempat di Aula Desa Mangun Jaya, Jl. Pendidikan No.1 Desa Mangun Jaya Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Kegiatan dimulai sejak pukul 08.00 wib berjalan dengan tertib dan aman dengan di hadiri oleh Kepala Desa Mangunjaya bapak Jayadi Said beserta perangkat. 

Koordinator Pelaksana Vaksinasi dari Puskesmas Mangunjaya Nuryah menjelaskan, pihaknya saat ini melakukan penyuntikan Vaksin Covid-19 terhadap warga Mangunjaya.

“Puskesmas Mangunjaya saat ini melakukan penyuntikan vaksin untuk 250 orang,” katanya.



Baca Juga : Cara Gratis Ongkir di JK Mart


Menurutnya, pelaksanaan vaksin dilakukan oleh delapan belas (18) tenaga medis. Adapun tenaga medis yang melaksanakan Vaksin berasal dari, enam (6) dari Puskemas, Dua (2) dari Rumah Sakit Umum dan Sepuluh (10) tenaga medis (Bidan) yang ada di Desa Mangunjaya, ujarnya.

Nuryah, menambahakan, tenaga medis yang melaksanakan Vaksin dibagi dua shift, shift pertama mulai dari pukul 08.00 hingga 12.00, shift kedua pukul 13.00 hingga 14.00

Lebih lanjut Nuryah menjelaskan, sebelum penyuntikan vaksin, para peserta terlebih dahulu melakukan screening oleh petugas medis.

Menurut Kepala Puskesmas Dr. Iwan Setiawan, sebelum pelaksanaan vaksin, terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan kesehatan.

"Pengecekan tensi darah dan suhu tubuh serta dilakukan scereening riwayat calon penerima vaksin terkait gejala/kendala yang dialami pada saat menerima suntik vaksin", ujar Dokter Iwan Setiawan.

“Jadi tidak semua bisa mendapatkan suntik vaksin. Kita lihat dari hasil screening-nya dulu. Jika tidak memenuhi ketentuan, maka yang bersangkutan kita tunda penyuntikan vaksinnya,” tambah nya. 

Dr. Iwan Setiawan mengatakan vaksinasi adalah pemberian vaksin yang khusus diberikan dalam rangka menimbulkan atau meningkatkan kekebalan seseorang terhadap suatu penyakit. 

"Sehingga bila suatu saat terpapar oleh penyakit tersebut tidak akan sakit atau sakit ringan dan dirinya tidak menjadi sumber penularan ke orang lain“, ungkapnya.

 Dokter Iwan Setiawan menyatakan

“Kita berharap pandemi ini sesegera mungkin cepat selesai, masyarakat dapat menjalankan aktifitas normal kembali, ekonomi masyarakat dan Negara kembali normal. Meskipun sudah dilaksanakan vaksinasi kita semua harus tetap menjaga kesehatan dan tetap menjalankan prosedur kesehatan (5M) serta 3W (Wajib Iman, Wajib Aman, Wajib Imun), sesuai perintah komando atas kita akan tetap aktif melaksanakan patroli dan himbauan prokes kepada warga”, ujarnya. (tk)


Baca Juga : Anda UMKM/IKM di Bekasi? Bergabunglah jadi Seller di JK Mart

Berita Terkait

No Posts Found