Loker : HRGA Staff 📍 Placement: Lamongan   Perempuan, dengan pengalaman minimal 1 tahun di bidang HRGA Pendidikan minimal D3/S1 Memahami dan mampu menerapkan kebijakan serta prosedur HRGA Memiliki pengetahuan yang baik tentang peraturan ketenagakerjaan

📩 Send your updated CV to:
murih.hermawan@japfa.com

Minyak Nimba, Pembasmi Hama Tanaman Hias Alami

Bila Anda memiliki tanaman hias di rumah, baik di dalam ruangan maupun di halaman rumah, sebaiknya perhatikan apakah ada hama pada tanaman Anda. Sebab, hama yang menempel di daun, batang, maupun buah akan menyerap nutrisi tanaman, hingga bisa menyebabkan tanaman Anda mati.

Des 16 2020, 11:00

Hai Pabrikers! memiliki tanaman hias di rumah baik di dalam ruangan maupun di halaman rumah, sebaiknya perhatikan apakah ada hama pada tanaman Pabrikers. Sebab, hama yang menempel di daun, batang, maupun buah akan menyerap nutrisi tanaman, hingga bisa menyebabkan tanaman mati.

Oleh karena itu, pencegahan dan penanganan hama harus dilakukan dengan baik. Bila tanaman sudah terkena hama, tentulah yang muncul di benak adalah membasmi hama dengan pestisida atau insektisida. Ada dua jenis pembasmi hama tersebut, yakni alami dan buatan.

Salah satu pembasmi hama tanaman alami yang aman untuk tanaman adalah minyak nimba atau neem oil. Insektisida yang terbuat dari minyak nimba adalah solusi yang baik bila tanaman terdampak hama berupa serangga, kutu, maupun jamur. Minyak nimba aman tidak hanya bagi tanaman, namun juga bagi Pbrikers sekeluarga maupun hewan peliharaan yang ada di rumah.

Dilansir dari The Spruce, Selasa (15/12/2020), minyak nimba adalah minyak yang diproses dari biji yang diperoleh dari pohon nimba atau Azadirachta indica. Tidak hanya digunakan sebagai pembasmi hama serangga secara alami, minyak nimba juga lazim digunakan di industri kesehatan dan kosmetik.

Semprotan minyak nimba yang diarahkan pada serangga di tanaman akan mengganggu keseimbangan hormonal serangga. Sehingga, serangga mati sebelum memasuki fase hidup selanjutnya.

Kantor Pusat Informasi Pestisida AS menyatakan, minyak nimba terbuat dari banyak komponen. Azadirachtin indica atau pohon nimba adalah bahan aktifnya.

"(Minyak nimba) menurunkan daya makan serangga dan bertindak sebagai pengusir (serangga). Juga mengganggu sistem hormon, membuat serangga sulit tumbuh dan bertelur," demikian pernyataan lembaga tersebut.

Menurut EPA, Azadirachtin bertindak dengan cara menghalangi serangga tertentu, seperti belalang, untuk makan dan mengganggu siklus hidup normal serangga, termasuk makan, ganti kulit, kawin, dan bertelur. Hama akan mati setelah memakan daun yang disemprot dengan minyak nimba. Hama lainnya pun akan terusir lantaran bau minyak nimba menyengat.

Minyak mimba digunakan untuk mengendalikan banyak hama, termasuk kutu kebul, kutu daun, kumbang Jepang, larva ngengat, sisik, dan tungau laba-laba. Semprotan yang mengandung ekstrak hidrofobik minyak mimba juga digunakan sebagai fungisida melawan karat, noda hitam, lumut, bercak daun, keropeng, antraknosa, hawar, dan botrytis.

Cara menggunakan minyak nimba sebagai pembasmi hama tanaman alami

  1. Tuang 2 sendok makan minyak nimba ke wadah berisi 3,8 liter air.
  2. Aduk hingga tercampur rata.
  3. Semprotkan seluruh permukaan tanaman dengan larutan tersebut hingga benar-benar basah. Pastikan bagian bawah daun juga tersemprot.
  4. Ketika diaplikasikan sebagai pencegahan hama, minyak nimba harus disemprotkan setiap 7 sampai 14 hari. Untuk mengendalikan hama atau penyakit yang sudah ada, disarankan pengaplikasian dengan jadwal 7 hari.

Baca Juga : Cara Ampuh Menghilangkan Ketombe dengan Bahan Alami , Manggis Buah Super Kaya Akan Manfaat


Berita Terkait

No Posts Found