Loker : HRGA Staff 📍 Placement: Lamongan   Perempuan, dengan pengalaman minimal 1 tahun di bidang HRGA Pendidikan minimal D3/S1 Memahami dan mampu menerapkan kebijakan serta prosedur HRGA Memiliki pengetahuan yang baik tentang peraturan ketenagakerjaan

📩 Send your updated CV to:
murih.hermawan@japfa.com

MTQ ke-38 Jawa Barat di Kabupaten Bekasi Dorong Peningkatan Usaha Mikro Kecil Menengah

Hallo Pabrikers, Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-38 tingkat Provinsi Jawa Barat yang digelar di Kabupaten Bekasi menjadi penyemangat bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) setempat. Ribuan kafilah dari berbagai kota di Jawa Barat turut serta dalam acara ini, membawa berkah ekonomi bagi Kabupaten Bekasi.

Apr 29 2024, 11:15

Cikarang,-

Hallo Pabrikers,  Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-38 tingkat Provinsi Jawa Barat yang digelar di Kabupaten Bekasi menjadi penyemangat bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) setempat. Ribuan kafilah dari berbagai kota di Jawa Barat turut serta dalam acara ini, membawa berkah ekonomi bagi Kabupaten Bekasi.

Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan, menyampaikan harapannya terhadap dampak positif yang dihasilkan oleh kehadiran para peserta MTQ. "Dengan kehadiran para kafilah hampir lima ribu peserta dari 27 kabupaten/kota, omsetnya naik, dengan omset naik belanjanya juga naik dan tentu pendapatan masyarakat juga bertambah. Artinya Kabupaten Bekasi sebagai tuan rumah MTQ Jabar adalah suatu keberkahan bagi masyarakat kabupaten Bekasi," ujarnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bekasi, Ida Farida, menegaskan bahwa para pelaku UMKM diberikan kesempatan untuk ikut serta dalam memeriahkan MTQ. "Saya berharap momen ini dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para pelaku UMKM Kabupaten Bekasi," ungkapnya.

Bazaar UMKM yang diadakan di arena MTQ Jabar diikuti oleh gabungan UMKM se-Kabupaten Bekasi, Forum UMKM di 23 kecamatan, beberapa perangkat daerah, dan gabungan koperasi yang terlibat dalam koperasi UMKM.

"Kami bersyukur, dengan digelarnya MTQ Jawa Barat di Kabupaten Bekasi tingkat pesanan catering dan snack dari kafilah MTQ kepada para pelaku UMKM meningkat," tambah Ida Farida.

Salah satu warga Desa Sukabudi, Aryati (39) mengakui, dengan adanya kegiatan MTQ tingkat Kabupaten Bekasi ini, penghasilan meningkat dibandingkan hari biasanya.

"Alhamdulillah kegiatan ini membawa berkah bagi kami pelaku UMKM, yang terjual sebagian makanan, ringan, kopi, es produk umkm Kabupaten Bekasi," katanya.

Dia mengakui jika penghasilannya bisa mencapai dua kali lipat. Dihari-hari biasa penghasilan Rp 700 ribuan. Sementara, di kegiatan MTQ ini, sekarang sudah hampir dua kali lipat omzetnya.

"Alhamdulillah dengan adanya kegiatan MTQ ini berkah bagi saya," terangnya.

Dengan partisipasi yang luas dari pelaku UMKM, acara MTQ ke-38 Jawa Barat di Kabupaten Bekasi tidak hanya menjadi ajang keagamaan, tetapi juga menjadi momentum untuk menggerakkan perekonomian lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. (*)

Berita Terkait

No Posts Found