Loker : HRGA Staff 📍 Placement: Lamongan   Perempuan, dengan pengalaman minimal 1 tahun di bidang HRGA Pendidikan minimal D3/S1 Memahami dan mampu menerapkan kebijakan serta prosedur HRGA Memiliki pengetahuan yang baik tentang peraturan ketenagakerjaan

📩 Send your updated CV to:
murih.hermawan@japfa.com

"Pengembangan Pabrik BYD di Subang Dipercepat, Produksi Mobil Listrik Dimulai 2026"

Hallo Pabrikers, Bloomberg Technoz - Produsen kendaraan listrik asal China, Build Your Dreams (BYD), mempercepat proses pembangunan pabrik di Subang, Jawa Barat, yang direncanakan mulai beroperasi pada awal 2026.

Jan 02 2025, 14:35

Subang,-

Hallo Pabrikers, Bloomberg Technoz - Produsen kendaraan listrik asal China, Build Your Dreams (BYD), mempercepat proses pembangunan pabrik di Subang, Jawa Barat, yang direncanakan mulai beroperasi pada awal 2026.

Liu Xueliang, General Manager BYD Asia-Pacific, menyatakan bahwa pabrik di Indonesia ini akan menjadi salah satu yang paling cepat dibangun, didorong oleh dukungan penuh dari pemerintah.

“Pembangunan pabrik BYD di Indonesia akan menjadi salah satu yang tercepat. Sebelumnya, pembangunan pabrik mobil listrik di China dan Thailand memakan waktu antara 10 hingga 16 bulan,” ungkap Liu Xueliang dalam siaran pers Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM pada Rabu (1/1/2025).

“Namun, dengan dukungan pemerintah, kami yakin dapat menyelesaikan pembangunan pabrik dan memulai produksi komersial pada awal 2026,” tambahnya.

Percepatan pembangunan pabrik ini disampaikan Liu saat kunjungan Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, ke beberapa perusahaan otomotif di China.

Rosan mengungkapkan bahwa percepatan pembangunan pabrik BYD di Subang tidak hanya akan memberikan dampak positif secara ekonomi, tetapi juga mendukung Indonesia dalam mencapai target pengurangan emisi karbon.

“Kami yakin investasi ini tidak hanya memberikan nilai tambah dan menciptakan lapangan kerja, tetapi juga sejalan dengan kebijakan Pemerintah Indonesia untuk mengurangi emisi karbon pada 2060, atau mungkin lebih cepat. Selain itu, perusahaan ini melihat Indonesia sebagai pasar yang besar, bahkan sebagai pintu ekspor,” ujar Rosan.

Pabrik BYD di Indonesia ini akan menjadi pabrik otomotif terbesar di Asia Tenggara, dengan luas lahan yang kini mencapai 108 hektare, dan rencananya akan diperluas menjadi 126 hektare.

Pabrik ini akan meningkatkan kapasitas produksi dari 150.000 unit menjadi 300.000 unit per tahun. Selain itu, BYD berencana mengembangkan fasilitas baterai dan kendaraan Plug-In Hybrid Electric Vehicle (PHEV) premium mulai tahun depan.

Peningkatan kapasitas produksi ini juga berdampak pada penambahan jumlah tenaga kerja, yang diperkirakan meningkat dari 8.700 menjadi 18.814 orang.

Untuk mendukung percepatan infrastruktur di sekitar kawasan industri tersebut, Rosan menyebutkan bahwa jalan tol dan akses ke Pelabuhan Patimban di Subang telah dipersiapkan. Pemerintah juga memberikan dukungan dalam bentuk percepatan penerbitan perizinan serta insentif untuk penanaman modal.                   

Berita Terkait

No Posts Found