Petugas Pelayanan Publik Kabupaten Bekasi Diminta Tetap Jaga Protokol Kesehatan Walau Sudah Divaksin
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Sri Enny Mainiarti mengimbau kepada petugas pelayanan publik tetap menjaga protokol kesehatan walau sudah menjalani vaksinasi. Ia mengatakan, melaksanakan protokol 3M menjadi hal mutlak yang harus tetap dijalankan.
Halo Pabrikers…
Cikarang,-
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Sri Enny Mainiarti mengimbau kepada petugas pelayanan publik tetap menjaga protokol kesehatan walau sudah menjalani vaksinasi. Ia mengatakan, melaksanakan protokol 3M menjadi hal mutlak yang harus tetap dijalankan.
"Jangan karena sudah divaksin jadi lengah lalai, prokes 3M itu wajib karena bakunya individu, yang mau pakai masker kita, yang jaga jarak kita, yang mau cuci tangan kita. Kalau kita lepas dari sana ya bahaya," paparnya.
Menurutnya, pemberian vaksin akan membuat imunitas tubuh menjadi lebih kuat. Namun, klasifikasinya untuk meningkatkan imunitas hanya mencapai 65 persen, sehingga masih ada kemungkinan terpapar meskipun sudah divaksin.
"Insya Allah akan lebih kuat karena kekebalan tubuhnya sudah muncul, vaksinasi itu tujuannya mengaktifkan kekebalan tubuh belajar melawan yang menyerang tubuh," ucapnya.
"Tapi bisa kemungkinan masih terpapar, termasuk mereka yang positif bisa juga terpapar kembali," tambahnya.
Ia juga meminta kepada masyarakat untuk tidak takut divaksin. Sebab pemerintah memberikan yang terbaik, tentunya vaksin ini juga telah melewati uji klinik, serta mendapatkan izin BPOM dan halal MUI.
"Kalau vaksin ke masyarakat ya jangan khawatir jangan takut, ini diberikan terbaik oleh pemerintah. Ingat juga vaksinasi itu kan melindungi tujuannya bukan perseorangan tapi komunitas, tetap nomor satu prokesnya," tuturnya. (*)