Loker : HRGA Staff đź“Ť Placement: Lamongan   Perempuan, dengan pengalaman minimal 1 tahun di bidang HRGA Pendidikan minimal D3/S1 Memahami dan mampu menerapkan kebijakan serta prosedur HRGA Memiliki pengetahuan yang baik tentang peraturan ketenagakerjaan

đź“© Send your updated CV to:
murih.hermawan@japfa.com

Tenang, HR Tetap Akan Dibutuhkan Meski Ada Artificial intelligence

Hallo Pabrikers, di tengah perkembangan dunia yang makin canggih dengan terus lahirnya teknologi-teknologi terbarukan. Teknologi yang saat ini tengah trend atau sedang dikembangkan yakni ialah teknologi AI (Arificial Intelligence) atau kecerdasan buatan.

Agu 10 2023, 08:00

Cikarang,-


Hallo Pabrikers, di tengah perkembangan dunia yang makin canggih dengan terus lahirnya teknologi-teknologi terbarukan. Teknologi yang saat ini tengah trend atau sedang dikembangkan yakni ialah teknologi AI (Arificial Intelligence) atau kecerdasan buatan. Teknologi AI sendiri cukup sangat membantu dalam memudahkan pekerjaan manusia dan telah digunakan di banyak seperti, search engine, asisiten virtual dan bahkan yang paling mengagumkan ialah Self Drive.

Demikian sebagian poin yang disampaikan dalam diskusi pada kegiatan yang diselenggarakan oleh Jurnalkawasan.com bersama PT Sakura System Solutions dalam kegiatan HR gathering bertajuk “New HR Mindset: Masa Depan HR dan Dunia Ketenagakerjaan di Tengah Ancaman Teknologi Artificial Intelligence”. Kegiatan yang dihadiri oleh sekitar 80 praktisi HR se-Karawang, yang digelar pada Hotel Mercure, Karawang pada Selasa (08/08/23).

Yunus Triyonggo, Chairman of Steering Committee Gerakan Nasional Indonesia menyebutkan bahwa kecerdasan AI ini sebagai peluang.

“Banyak orang mengeluh akan mengalami kehilangan pekerjaannya setelah kemunculan AI, namun justru kita harus memandang ini sebagai peluang dimana AI ini akan cukup membantu pekerjaan yang dilakukan,” sebutnya.

Ia pun menuturkan bahwa HR ini merupakan garda terdepan perusahaan, hal tersebut terlihat pada saat pandemi kita memanage agar karyawan dapat survive, karyawan mendapatkan suplai vaksin dan sebagainya. Jadi menurut saya HR ini jangan takut dengan AI.

Ia pun berpesan agar HR mesti surfing the wave, jangan sampai kalian HR tenggelam dalam gelombang dan becoming a victim dalam teknologi. Kita mesti memanage utilize dan efesiensikan pekerjaan.

Octavian, Direktur Bisa AI Academy mengatakan bahwa AI akan sangat membantu pekerjaan bagi para HR terlebih saat perekrutan.

“Dengan adanya AI membantu para HR dalam reading peformance menggunakan data science, para HR tidak perlu lagi kebingungan baik menempatkan karyawan karena secara peforma sudah terbaca oleh teknologi,”kata Direktur Bisa AI Academy itu.

Ia pun menambahkan, “Melalui AI juga bukan hanya dari sisi HR terbantu, tapi dari sisi pengembangan perusahaanya juga akan sangat terbantu dengan cara kita akan mendapatkan Insight dari AI, contohnya seperti industrial trends lalu ada company growth plans dapat dibantu AI dengan data sciencenya,” tambahnya.

Sementara itu, Irma Siti Rochmat, Head of Porduct & Service Delivery PT. Sakura System Solutions menuturkan sedikit mengenai perkembangan teknologi.

 “Pada 4.0 justru teknologi lebih maju dan ke arah digital, dapat dikatakan internet of everything jadi hampir semua di kehidupan kita memerlukan internet salah satu pembaharuannya ialah AI,” tambahnya.

Irma pun menegaskan bahwa perubahan bukanlah sesuatu yang buruk, justru orang-orang membuat skeptis sebelum memanfaatkan teknologi.

“Teknologi itu berkembang dan setiap perubahan pasti ada implikasi atau ketidaknyamanan. Terlebih ketika pada waktu pandemi semua orang menggunakan teknologi dalam beraktifitas, jadi perubahan itu terkadang tidak nyaman tapi setelah dilalui ya kita baru merasakan manfaat dari perubahannya,” tegas Irma.

Acara ini pun berlangsung aktif, dialog berlangsung hangat. Pada kegiatan tersebut juga terdapat doorprize yang dibagikan kepada peserta yang beruntung.

Berita Terkait

No Posts Found