Loker : HRGA Staff đź“Ť Placement: Lamongan   Perempuan, dengan pengalaman minimal 1 tahun di bidang HRGA Pendidikan minimal D3/S1 Memahami dan mampu menerapkan kebijakan serta prosedur HRGA Memiliki pengetahuan yang baik tentang peraturan ketenagakerjaan

đź“© Send your updated CV to:
murih.hermawan@japfa.com

Tiga Perusahaan Diduga Cemari Kali Bekasi

Hallo Pabrikers, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi mengungkapkan ada tiga pabrik pembuang limbah mencemari kali Bekasi, demikian Yudianto selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Seperti diketahui Kali Bekasi beberapa hari lalu berwarna hitam pekat dan berbusa, sekaligus menimbulkan bau tak sedap. Buruknya kondisi air Kali Bekasi ini terjadi pada Kamis (9/8/23). Hal itu berdampak pasokan air bersih untuk warga sekitar.

Agu 15 2023, 02:20

Bekasi,-

Hallo Pabrikers, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi mengungkapkan ada tiga pabrik pembuang limbah mencemari kali Bekasi, demikian Yudianto selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Seperti diketahui Kali Bekasi beberapa hari lalu berwarna hitam pekat dan berbusa, sekaligus menimbulkan bau tak sedap. Buruknya kondisi air Kali Bekasi ini terjadi pada Kamis (9/8/23). Hal itu berdampak pasokan air bersih untuk warga sekitar.

“Dampaknya air kecil sampai dengan mati total. Karena kami kan sempat stop produksi air baku, kami belum bisa diolah. Saat ini kami sudah mengolah kembali, hanya belum bisa maksimal,” ucap Asisten Manajer Humas Perumda Tirta Patriot Rizky Sabillah.

Dampak pencemaran air Kali Bekasi, mengakibatkan terganggunya pelayanan suplai ke perumahan warga Bekasi Utara, Medan Satria, hingga Bekasi Barat.

“Karena memang air bakunya tidak baik untuk diproses atau diolah,” katanya.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi, Kiswatiningsih  bersama Patroli Sungai menemukan air Kali Bekasi berwarna kehitaman dan berbau. Monitoring itu dilakukan di area kali Cileungsi, jembatan Canadian, Kota Wisata, wilayah Kabupaten Bogor, dan Curug Parigi Kota Bekasi.

“Berdasarkan hasil penelusuran dan keterangan pengurus KP2C, bahwa air kehitaman dan berbau berasal dari aliran sungai Cileungsi yang berada di wilayah Kabupaten Bogor (jembatan Canadian Perumahan Kota Wisata),” ungkap Kiswatiningsih

Pihaknya bersama DLH Provinsi Jawa Barat, monitoring. Kemudian ditemukan hasil tiga perusahaan di wilayah Kabupaten Bogor telah masuk ranah pidana (hukum). Dan perusahaan lain yang melakukan pencemaran bakal dikenakan sanksi administrasi.

Dari tindakan itu, pihaknya tak segan melaporkan ke DLH Provinsi Jawa Barat, dengan mengambil sampel air kali Bekasi yang tercemar.

“Selanjutnya DLH Kota Bekasi akan segera melakukan investigasi dan pengawasan bersama dengan DLH Provinsi Jawa Barat dalam waktu segera,”  tandas Kiswatiningsih.(*)




source : info bekasi




Berita Terkait

No Posts Found