Loker : HRGA Staff 📍 Placement: Lamongan   Perempuan, dengan pengalaman minimal 1 tahun di bidang HRGA Pendidikan minimal D3/S1 Memahami dan mampu menerapkan kebijakan serta prosedur HRGA Memiliki pengetahuan yang baik tentang peraturan ketenagakerjaan

📩 Send your updated CV to:
murih.hermawan@japfa.com

Tips Memelihara Ikan Hias Bagi Pemula

Sejak pandemi Covid-19, membuat sebagian besar orang lebih banyak tinggal di rumah, antusiasme memelihara ikan hias kian melonjak naik.

Des 26 2021, 10:30

Jakarta,-

Halo Pabrikers, Sejak pandemi Covid-19, membuat sebagian besar orang lebih banyak tinggal di rumah, antusiasme memelihara ikan hias kian melonjak naik. Tak hanya menggemaskan, ikan juga bisa menjadi penghilang stres setelah melakukan sejumlah aktivitas dengan bentuknya yang cantik. Seperti dilansir dari Kontan berikut beberapa tips merawat ikan hias.

1. Ukuran Akuarium

Hal pertama kali yang harus dilakukan adalah memilih ukuran akuarium. Jangan sampai salah memilih ukuran akuarium, alih-alih akan membuat ikan stres dan tidak bertahan lama. Ada beberapa ikan yang bisa diletakkan di akuarium ukuran tidak terlalu besar seperti ikan cupang hias, guppy, molly, manfish, dan jenis kecil lainnya. Jika Anda berniat memelihara ikan arwana sediakan tempat yang besar, sebab ikan ini akan tumbuh memanjang dan membutuhkan tempat yang luas.

2. Perhatikan Air

Jika Anda berniat memelihara ikan air laut seperti clown fish atau yang sering disebut nemo, botana blue tang atau jenis ikan laut lainnya, Anda harus membeli air laut. Selain itu, harus diukur suhu serta pH-nya, supaya ikan lautnya seperti di habitatnya. Memang prosesnya agak lebih rumit daripada memelihara ikan air tawar. Namun ada beberapa ikan air tawar cantik yang bisa Anda pelihara kok, mulai dari ikan neon tetra, botia, ikan mas koki, louhan, dan lain-lain.

3. Menjaga Tingkat pH

pH adalah indikator keasaman atau alkalunitas air di dalam akuarium. Untuk dapat mengetahui kadar pH dalam air, disarankan untuk membelu alat uji pH untuk memeriksa tingkat pH. Ikan air tawar biasanya berkembang biak ketika tingkat pH antara 6,8 dan 7,5 tergantung spesiesnya, karena pada kisaran inilah ikan akan terasa seperti habitat alaminya. Selain itu, Anda harus memeriksanya dengan seksama karena perubahan pH dapat menyebabkan ikan stress atau rentan terhadap penyakit.

4. Perhatikan Suhu

Perubahan suhu juga dapat merusak kehidupan di dalam akuarium. Untuk itu, jangan letakkan akuarium di dekat jendela yang banyak terkena sinar matahari atau di samping pemanas. Hal itu akan dapat mengubah suhu air dengan cepat. Ikan air tawar tropis membutuhkan suhu yang konstan.

5. Mengganti air

Gantilah air dalam akuarium selama 1 bulan sekali. Namun yang harus diperhatikan jangan langsung mengganti air secara langsung, hal ini akan membuat ikan kaget karena harus beradaptasi dengan air baru lagi. (*)

Berita Terkait

No Posts Found